Suara.com - Ragnar Oratmangoen diproyeksikan bakal menjadi pemain naturalisasi untuk timnas Indonesia. Terkait hal itu, rekan setimnya di GA Eagles malah menyindir netizen dari Tanah Air.
Belum lama ini, Exco PSSI Hasani Abdulgani yang ditunjuk untuk memproses naturalisasi pemain yang masuk radar Shin Tae-yong menyebutkan bahwa Ragnar Oratmangoen bakal menggantikan Kevin Diks.
Hal itu karena posisi bermain Kevin Diks sama dengan Sandy Walsh. Keduanya memang bermain di posisi bek kanan.
Munculnya kabar tersebut kemudian membuat netizen Indonesia menyerbu akun Instagram Oratmangoen. Banyak komentar yang mengajak pemain 23 tahun ini untuk segera bergabung skuad Garuda.
Ramainya kabar tersebut ternyata sampai juga di telinga rekan setim Ragnar Oratmangoen yang bermain untuk klub Belanda, GA Eagles.
Mengejutkannya, para pemain GA Eagles memberikan sindiran kepada netizen Indonesia. Memang sindiran tersebut dilakukan secara tidak langsung.
Sebab para pemain GA Eagles seperti Joris Kramer, Luuk Brouwers, dan Bas Kuipers mengomentari unggahan terakhir Oratmangoen dengan kata-kata mirip netizen dari Indonesia.
"Come to Indonesia," komentar Joris Kramer.
"Play for our National Team!" tulis Luuk Brouwers yang membubuhkan emoji bendera Indonesia.
Baca Juga: Prediksi Leicester City vs Liverpool di Pekan ke-20 Liga Inggris
"Please com to Bali FC!" seru Bas Kuipers.
Hal tersebut kemudian sempat memicu perdebatan dari netizen. Ada yang merasa tersinggung, tapi sebagian pula malah terhibur berkat komentar itu.
Sementara itu, Ragnar Oratmangoen sendiri pernah mengatakan bahwa dirinya berminat untuk membela timnas Indonesia. Namun, pemain berusia 23 itu mengajukan syarat tertentu.
"Saya sudah memikirkannya (bela timnas), tapi levelnya di sana harus dinaikkan dengan pemain yang berkompetisi di sepak bola Eropa. Jika itu terjadi, saya akan memikirkannya," ucap Oratmangoen dikutip dari media Belanda, De Stentor pada 15 September 2021 lalu.
"Membela timnas di level internasional selalu saya inginkan. Namun, bagi saya GA Eagleas adalah yang terpenting," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Indonesia Vs Thailand di Final Piala AFF 2020, Pratama Arhan Absen
-
Level Thailand di atas Timnas Indonesia, Egy: Kami akan Kerja Keras Raih Trofi Piala AFF
-
Masuk Radar Naturalisasi, Ragnar Oratmangoen Ajukan Syarat Ini ke PSSI
-
2 Pemain Keturunan di Eredivisie yang Layak Perkuat Timnas Indonesia
-
Tertarik Bela Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen Blasteran Belanda-Maluku
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!