Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengkhawatirkan kondisi fisik para pemainnya jelang laga leg pertama final Piala AFF 2020 kontra Thailand di National Stadium Singapura, Rabu (29/12/2021).
"Soal pemulihan fisik pemain ini memang sulit bagi saya," kata Shin seperti dimuat Antara, Selasa.
Sebelumnya, Timnas Indonesia menjalani dua leg pertandingan semifinal Piala AFF, yang hanya berjarak tiga hari, melawan sang tuan rumah turnamen, Singapura.
Bahkan pada leg kedua, Sabtu (25/12/2021) kemarin, skuad Garuda harus melalui babak extra-time 2x15 menit sebelum memastikan diri melaju ke babak puncak.
Shin dan staf pelatih kini melakukan yang terbaik untuk memulihkan fisik para pemainnya. Namun, ternyata mereka menghadapi satu tantangan eksternal yaitu makanan.
Di Singapura, menurut Shin Tae-yong, pemain sukar mendapatkan makanan dengan porsi nutrisi yang sesuai selama Piala AFF 2020 karena penerapan sistem gelembung demi meniadakan kasus COVID-19.
Efeknya, makanan disajikan dalam wadah-wadah terpisah. Nutrisi di dalam makanan dengan pembatasan seperti itu dianggap Shin kurang mencukupi untuk mendukung program pemulihan fisik.
"Seharusnya pemain mengonsumsi makanan yang bergizi agar pulih lebih cepat," tutur Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai final Piala AFF yang berlangsung dalam dua leg di National Stadium
Baca Juga: Level Thailand di atas Timnas Indonesia, Egy: Kami akan Kerja Keras Raih Trofi Piala AFF
Leg pertama akan digelar pada 29 Desember 2021 dan laga kedua pada 1 Januari 2022.
Berita Terkait
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
Kim Sang-sik Dibuat Geram Usai Vietnam Pecundangi Malaysia
-
Dua Pemain Keturunan Indonesia Kirim Ucapan Menyentuh HUT RI 81
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi