Suara.com - Liverpool memborong catatan buruk pasca dikalahkan Leicester City dalam laga pekan ke-20 Liga Inggris di Stadion King Power, Rabu (29/12/2021) dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Liverpool tampil dominan dengan menciptakan banyak peluang. Namun, lini depan mereka tak klinis hingga tak mampu mencetak gol.
Hal itu mampu dimanfaatkan Leicester City dengan baik. Pasukan Brendan Rodgers menghukum The Reds lewat gol semata wayang Ademola Lookman.
Top skor sementara Liga Inggris, Mohamed Salah, membuang salah satu peluang emas membuka keunggulan Liverpool setelah tendangan penaltinya dimentahkan oleh kiper Kasper Schmeichel.
Bola muntah kembali ke arah Salah, tapi sundulan penyerang Mesir itu masih membentur mistar gawang.
Schmeichel juga melakukan penyelamatan gemilang lainnya saat sigap menepis tembakan Salah pada menit ke-33 untuk menjaga skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.
Pada menit ke-55, Sadio Mane membuang kesempatan emas Liverpool lainnya ketika menerima umpan terobosan dari Diogo Jota tetapi sontekannya melayang di atas mistar gawang.
Kegagalan itu harus dibayar mahal karena empat menit kemudian Lookman, yang baru masuk sejak menit ke-56 menggantikan Hamza Choudhury, memainkan peran supersub untuk membawa Leicester memimpin.
Berawal dari kelengahan lini belakang Liverpool di sektor kanan, Lookman memainkan umpan satu dua dengan Kiernan Dewsbury-Hall sebelum mengecoh Joel Matip dan Virgil van Dijk dengan tembakan yang gagal dihentikan kiper Alisson Becker di area tiang dekat.
Baca Juga: Negosiasi dengan Arsenal Dimulai, Philippe Coutinho Segera Tinggalkan Barcelona
Hasil itu menjadi tamparan keras bagi Liverpool karena di atas kertas banyak aspek menguntungkan mereka, mengingat Leicester kelelahan karena hanya beristirahat dua hari setelah dikalahkan Manchester City dan bermain tanpa bek tengah murni di tengah kombinasi cedera serta lonjakan kasus Covid-19.
Hasil di King Power juga membuat Liverpool untuk delapan tahun berturut-turut selalu kalah dalam pertandingan liga penutup kalender.
Liverpool membuang kesempatan memangkas jarak dari pemuncak klasemen Manchester City. Liverpool masih berada pada posisi kedua dengan 41 poin dari 19 pertandingan, tertinggal enam poin dari City.
Sedangkan Leicester yang untuk pertama kalinya sejak 1999 menang melawan Liverpool dalam dua pertandingan liga secara beruntun, naik ke posisi kesembilan dengan 25 poin.
Berikut data dan fakta pasca Liverpool dihajar Leicester City dirangkum Suara.com dari berbagai sumber:
- Mohamed Salah untuk pertama kalinya gagal mencetak gol penalti di Liga Inggris, sejak Oktober 2017 kontra Huddersfield. Sebelum ini, striker Mesir selalu mencetak gol dalam 15 upaya dari titik putih.
- Liverpool kebobolan gol pembuka di masing-masing dari tiga pertandingan Liga Inggris terakhir mereka untuk kali pertama sejak November 2019.
- Liverpool mengakhiri tahun 2021 dengan cara yang sama seperti saat mereka memulainya yakni dengan gagal mencetak gol dalam laga tandang. 4 Jan: vs Southampton, 28 Des: vs Leicester.
- Leicester City adalah tim pertama yang menghentikan Liverpool mencetak gol dalam 28 pertandingan mereka di semua kompetisi musim ini.
- Mohamed Salah gagal mencetak gol atau assist dalam pertandingan back-to-back untuk Liverpool untuk pertama kalinya musim ini.
Tag
Berita Terkait
-
Soroti Mentalitas Tottenham, Antonio Conte: Harus Ditampar Sebelum Bangkit
-
Hasil Bola Tadi Malam, Liga Inggris: Liverpool Tersungkur di King Power
-
Tottenham Diimbangi Southampton, Conte Cetak Rekor
-
Leicester vs Liverpool: Lini Depan Mandul, The Reds Kalah 0-1
-
Mohamed Salah Gagal Jebol Gawang Kasper Schmeichel Dalam Tendangan Penalti
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan