Suara.com - Antonio Conte menyoroti mentalitas Tottenham Hotspur setelah ditahan imbang Southampton 1-1 dalam laga pekan ke-20 Liga Inggris, Rabu (29/12/2021) dini hari WIB.
Menurut Antonio Conte, Tottenham Hotspur memiliki kebiasaan untuk menyulitkan diri sendiri di mana mereka harus tertinggal lebih dulu sebelum bereaksi dan bangkit.
"Kami harus memperbaiki aspek mentalitas ini, mengapa kami harus ditampar dulu untuk bereaksi," kata Conte selepas laga dikutip dari laman resmi Tottenham.
"Ini tugas besar yang menunggu, mengubah mentalitas dan terus meningkatkan banyak aspek lainnya, sebab setelah kebobolan, kami baru bisa bermain baik. Sekali lagi saya ulangi, kenapa harus ditampar dulu untuk bereaksi?" ujarnya menambahkan.
Tottenham tertinggal lebih dulu akibat gol kapten Southampton James Ward-Prowse dan baru bisa membalas melalui eksekusi penalti Harry Kane.
Penalti itu tiba berbarengan dengan kartu kuning kedua untuk Mohammed Salisu, yang memberi keuntungan bagi Tottenham hanya menghadapi sepuluh pemain Southampton di sisa laga.
Sayangnya, keuntungan itu gagal dimanfaatkan dengan optimal dan dua gol yang berhasil dicetak Tottenham juga berakhir dianulir karena VAR.
Conte mengaku aspek kelelahan main tiga laga beruntun dalam waktu kurang dari sepekan cukup mempengaruhi permainan timnya, tetapi ia tetap kecewa gagal memanfaatkan ketimpangan jumlah pemain.
"Kami cukup frustrasi dengan hasil akhir laga. Sungguh disayangkan karena kami mendapatkan situasi hanya melawan sepuluh pemain," katanya.
Baca Juga: Jelang Duel Southampton vs Tottenham, Conte: Tak Mudah Bermain setelah 48 Jam
"Ketika hal itu terjadi, seharusnya bisa dieksploitasi 100 persen untuk merengkuh tiga poin penuh. Hari ini, kami kelelahan dan karena situasi lainnya banyak melakukan kesalahan," tutup Conte.
Satu-satunya penghiburan dari hasil imbang melawan Southampton adalah Conte menorehkan rekor baru sebagai pelatih Tottenham pertama yang melewati tujuh pertandingan liga pertamanya tanpa kekalahan.
Tottenham kini menempati urutan keenam klasemen dengan koleksi 30 poin dan selanjutnya akan membuka tahun 2022 saat bertandang ke markas Watford pada Sabtu (1/1/2022), demikian seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Hasil Bola Tadi Malam, Liga Inggris: Liverpool Tersungkur di King Power
-
Tottenham Diimbangi Southampton, Conte Cetak Rekor
-
Leicester vs Liverpool: Lini Depan Mandul, The Reds Kalah 0-1
-
Mohamed Salah Gagal Jebol Gawang Kasper Schmeichel Dalam Tendangan Penalti
-
Ditantang Tottenham, Hasenhuttl Pastikan Southampton Tidak Gentar
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia