Suara.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan timnya akan berat mengejar Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris 2021/2022 jika terus bermain seperti ketika dikalahkan Leicester City pada laga pekan ke-20, Rabu (29/12/2021) dini hari WIB.
"Jika kami bermain seperti malam ini, kami tidak harus berpikir untuk mengejar City. Tapi jika kami memainkan sepakbola normal kami, kami bisa memenangkan pertandingan sepakbola," ujar Jurgen Klopp seperti dikutip dari Sky Sports, Rabu.
Klopp mengatakan Liverpool harus bisa melihat berapa poin yang bisa mereka dapat dan melihat apa artinya itu. Ia mengaku tidak punya alasan yang bagus untuk kekalahan melawan Leicester.
Pelatih asal Jerman itu menjelaskan, kalaupun Liverpool menang dini hari tadi, dirinya mengaku tidak puas dengan permainan yang diperagakan anak-anak The Reds.
"Kami harus melihat berapa banyak poin yang bisa kita dapatkan dan kami akan lihat apa itu artinya. Saya tidak punya penjelasan layak untuk malam ini tapi untuk mendapatkan penjelsan ini adalah perhatian utama dari saya saat ini, jarak dengan City," jelas Klopp.
"Saya tahu mudah untuk mengatakannya, tetapi jika kami memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 misalnya, saya tidak akan menyukai permainan itu. Malam ini, saya tidak terlalu menyukai permainan sepakbola kami. Itu tidak bagus. Kami harus melakukan yang lebih baik, meningkatkannya dan maju ke depan lagi," celotehnya.
Liverpool harus mengakui kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah Leicester di King Power Stadium, Selasa malam waktu setempat.
Kekalahan ini masih membuat Liverpool berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 41 poin dari 19 pertandingan, berselisih enam poin dari Manchester City yang menduduki posisi puncak.
Baca Juga: COVID-19 Terus Hantui Liga Inggris, Everton vs Newcastle Jadi Laga Terbaru yang Ditunda
Berita Terkait
-
Chelsea Gigit Jari! Liverpool Amankan Bek Muda Terpanas Eropa Senilai Rp1,26 Triliun
-
Liverpool Ingin Rekrut Lutsharel Geertruid, Negosiasi sedang Berlangsung
-
YTTA: Dari Algojo Dingin sampai Spesialis Gagal, Ini Fakta Penalti Premier League
-
Deretan Fakta Menarik saat Liverpool Gulung Newcastle 4-1: Comeback The Reds, Rekor Salah Pecah
-
Update Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Menang Dramatis 3-2 di Old Trafford
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan
-
Hansamu Yama Jadi Pahlawan Kemenangan Arema FC atas Persijap
-
Tak Lagi Tinggal di Hotel, Marcus Rashford Dipastikan Angkat Koper dari Manchester United
-
Miliano Jonathans Bersinar Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan Pemain Keturunan Palembang Tinggalkan Eropa Demi Persib Bandung
-
Wonderkid Arsenal Keturunan Indonesia Bikin Hattrick, Bakal Dilirik John Herdman?