Suara.com - Piala Afrika 2021 menelurkan sejumlah kontroversi. Satu yang paling disorot adalah kepemimpinan wasit Janny Sikazwe.
Nama Sikazwe terbilang bermasalah dalam memimpin laga. Tercatat, ada 4 keputusan aneh yang bikin pertandingan yang dipimpinnya menjadi sorotan.
Adapun, keputusan itu terjadi saat pertandingan Mali vs Tunisia. Ketika itu, wasit asal Zambia ini membuat kedua kubu berang.
Meniup Peluit Panjang saat Laga Sisakan 5 Menit
Di babak pertama, Sikazwe memimpin laga cukup baik. Bahkan, hingga turun minum, tak ada pemain yang protes atas keputusannya.
Namun demikian, saat babak kedua, Sikazwe berulah. Memasuki menit ke-86, ia meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Beri Kartu Merah kepada Pemain Mali
Sikazwe memang meralat keputusannya untuk menuntaskan laga di menit ke-86. Namun, ada kejadian yang membuat para pemain Mali geram.
Pemain Mali, El Bilal Toure, diberi kartu merah. Dia dianggap melakukan pelanggaran berat, walau sebetulnya dalam tayangan ulang tak terlihat seperti itu.
Baca Juga: Hasil Piala Afrika: Maroko ke-16 Besar, Ghana Diujung Tanduk
Dia pun mengecek terlebih dahulu dengan VAR. Jika dilihat dari rekaman tersebut, kartu merah yang diberikan masih bisa diperdebatkan.
Namun, Sikazwe masih teguh dengan keputusannya untuk mengusir pemain Mali itu. Alhasil, keputusan kontroversi kembali lahir.
Tiup Peluit Panjang Tanpa Ada Tambahan Waktu
Sikazwe kembali berulah. Laga belum rampung dia kembali meniup peluit tanda berakhirnya laga.
Padahal, waktu pertandingan baru berjalan 89 menit. Jika merujuk regulasi, mestinya ada waktu tambahan yang diberikan.
Beberapa insiden sempat membuat pertandingan tersebut dihentikan. Namun, pada kejadian ini Sikazwe tak mengubah keputusannya.
Hal itu yang membuat para pemain dan staf Tunisia naik pitam dan sempat melakukan protes keras kepadanya.
Paksa Tunisia Main Lagi
Sikazwe lagi-lagi menelurkan keputusan kontroversial usai menyelesaikan laga di menit 89. Ketika pelatih Tunisia, Mondher Kebaier, sedang ingin melakukan konferensi pers, Sikazwe meminta para pemain untuk kembali ke lapangan agar pertandingan dilanjutkan.
Aksi Sikazwe bikin Kebaier dan pemain Tunisia marah. Dia menolak buat masuk ke lapangan, saat para pemain Mali sudah kembali bersiap melanjutkan laga. Sikazwe pada akhirnya menghentikan laga secara total.
Penulis: Kusuma Alan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Europa: Calvin Verdonk Melaju Bersama Raksasa Premier League
-
Prediksi Lawan Calvin Verdonk di Liga Europa, Ditunggu 2 Raksasa
-
4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa