Suara.com - Ciro Immobile mengemas dwigol saat Lazio melumat tuan rumah Salernitana dengan skor 3-0 dalam laga pekan ke-22 Liga Italia di Stadion Arechi, Sabtu waktu setempat atau Minggu (16/1/2022) dini hari WIB.
Immobile bahkan hanya membutuhkan waktu sepuluh menit untuk mengemas kedua golnya di pertandingan tersebut.
Gol pertama Immobile lahir pada saat laga baru berusia tujuh menit ketika ia menyelesaikan umpan kiriman Sergej Milinkovic-Savic dengan sepakan kaki kiri dari tengah kotak penalti.
Tiga menit kemudian, Immobile kembali menjebol gawang Salernitana dengan sontekan jarak dekat memanfaatkan operan dari Pedro Rodriguez.
Immobile nyaris melengkapi raihannya menjadi trigol pada menit ke-36, sayang bola tandukannya menyambut tendangan bebas Luis Alberto berakhir membentur mistar gawang.
Sementara upaya Immobile mencapai trigol tak kunjung terwujud, Manuel Lazzari memperlebar keunggulan Lazio jadi 3-0 atas Salernitana mengkonversi umpan terobosan Felipe Anderson pada menit ke-66.
Immobile terus berusaha mencetak gol ketiganya dan hampir berhasil empat menit jelang bubaran dengan tandukan tajam menyambut umpan silang Lazzari, tetapi kali ini kiper Vid Belec mampu mengamankan gawang tuan rumah.
Sementara itu, tuan rumah yang sepanjang laga hanya memiliki 26 persen penguasaan bola begitu kesulitan untuk menciptakan peluang berarti dan harus menerima kekalahan 0-3 saat peluit bubaran berbunyi.
Kemenangan pertama Lazio dalam tiga pertandingan terakhir ini membawa mereka naik ke posisi keenam klasemen dengan koleksi 35 poin.
Baca Juga: Lazio Petik Satu Poin dari Dua Laga, Maurizio Sarri Minta Dibelikan Pemain Baru
Sedangkan Salernitana yang menelan kekalahan keempat dalam lima laga terakhir masih lengket di dasar klasemen hanya memiliki 11 poin, demikian catatan situs resmi Liga Italia.
Di pertandingan selanjutnya, Lazio akan menjamu Atalanta di Olimpico pada Sabtu (22/1) pekan depan dan sehari berselang Salernitana akan bertandang ke markas Napoli.
Sebelum itu, pada Selasa (18/1) Lazio bakal terlebih dulu menghadapi Udinese dalam laga 16 besar Coppa Italia.
Berita Terkait
-
Lazio Petik Satu Poin dari Dua Laga, Maurizio Sarri Minta Dibelikan Pemain Baru
-
Hasil Bola Tadi Malam: Comeback Apik Juventus atas Roma, Arsenal Digilas Tim Divisi Dua
-
Hasil Liga Italia: Juventus Menang Dramatis, Atalanta Pesta Gol, Napoli Sempurna
-
Hempaskan Lazio 2-1, Inter Tendang Milan Dari Puncak Klasemen
-
Lazio vs Empoli Imbang 3-3, Berikut Hasil Liga Italia Pekan ke-20
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit