Suara.com - Sebuah tendangan penalti yang dieksekusi Fabinho mengunci kemenangan Liverpool atas tuan rumah Crystal Palace dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-23 Liga Inggris 2021/2022 di Selhurst Park, London, Minggu (23/1/2022) malam WIB.
Fabinho mengkonversi penaltinya hanya semenit jelang bubaran waktu normal untuk menghadirkan rasa tenang bagi Liverpool yang unggul dua gol lebih dulu berkat Virgil van Dijk dan Alex Oxlade-Chamberlain tapi berada dalam keadaan tertekan sejak Palace membalas melalui Odsonne Edouard.
Kemenangan kali ini membuat Liverpool yang berada di posisi kedua kini mengoleksi 48 poin dan memangkas jarak jadi sembilan poin dari pemuncak klasemen Manchester City yang kemarin gagal meraih tiga poin.
Sedangkan Palace yang kini melewati tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan harus rela tertahan di urutan ke-13 dengan 24 poin setelah disalip Aston Villa kemarin.
Liverpool memulai pertandingan dengan baik dan mampu membuka keunggulan pada menit kedelapan saat Van Dijk lolos dari kawalan untuk menanduk sepak pojok kiriman Andy Robertson.
Tim tamu yang terus menekan menggandakan keunggulan mereka ketika Robertson kembali mengirimkan umpan silang akurat ke area tiang jauh di mana Oxlade-Chamberlain berdiri bebas untuk memperdaya kiper Vicente Guaita pada menit ke-22.
Palace bermain sedikit lebih baik di paruh akhir babak pertama dan beberapa kali memperoleh peluang dari kelengahan lini belakang Liverpool, sayangnya tembakan Michael Olise bisa dihalau kiper Alisson Becker dan sontekan Jean-Philippe Mateta hanya menghasilkan sepak pojok.
Keunggulan Liverpool bertahan hingga turun minum dan Palace memperlihatkan perubahan besar saat memasuki babak kedua dengan menciptakan dua peluang berbahaya yang sayangnya belum cukup menaklukkan Alisson.
Kerja keras Palace akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55 saat lini belakang Liverpool kecolongan atas umpan terobosan Jeffrey Schlupp dan Mateta secara cermat menyodorkan bola kepada Edouard yang berdiri bebas dan tinggal melakukan sontekan sederhana untuk memperkecil ketertinggalan 1-2.
Baca Juga: Link Live Streaming Chelsea vs Tottenham Hotspur, Derby London di Pekan ke-23 Liga Inggris
Sejak gol itu pendulum momentum berayun ke arah Palace yang terus memainkan bola di paruh lapangan Liverpool, sayangnya gol penyama kedudukan tak kunjung mereka peroleh.
Garis pertahanan tinggi yang diterapkan Liverpool terus berusaha dieksploitasi Palace, hingga sebuah umpan jauh nyaris dimanfaatkan Olise pada menit ke-84 tetapi Alisson sukses kembali ke sarangnya demi menepis bola sebelum melewati garis gawang.
Peluang terbuang itu harus dibayar mahal oleh tuan rumah sebab pada menit ke-86 Diogo Jota yang nyaris tak banyak berkontribusi di laga kali ini menerima umpan jauh kiriman Trent Alexander-Arnold sebelum terlibat benturan dengan Guaita.
VAR sempat melakukan peninjauan cukup lama sebelum meminta wasit Kevin Friend menyimak monitor tepi lapangan dan akhirnya menghadiahkan tendangan penalti untuk Liverpool.
Fabinho yang kembali menjadi algojo di tengah absennya Mohamed Salah dan Saido Mane, sukses mengampu tugasnya untuk mengecoh Guaita demi merestorasi keunggulan dua gol Liverpool pada menit ke-89.
Insiden penalti itu membuat ofisial pertandingan memberi injury time berdurasi enam menit. Selama enam menit pula Liverpool berjibaku mengawal pertahanan mereka demi menjaga skor 3-1 atas Palace hingga peluit bubaran berbunyi.
Berita Terkait
-
Thierry Henry: Start Sempurna Arsenal di Liga Champions Percuma Jika Gagal Juara
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Manchester United Terlempar dari 5 Besar Klub Terkaya Dunia, Real Madrid Raup Lebih dari Rp21 T
-
Arsenal Siap Bajak Arda Guler Saat Liverpool Ganggu Rencana Transfer Yan Diomande Januari Ini
-
Tak Betah di Spanyol? Julian Alvarez Beri Kode Keras Ingin Kembali ke Premier League
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia
-
Prancis Tolak Wacana Boikot Piala Dunia 2026, Sepak Bola Pemersatu Bukan Arena Konflik Politik
-
Mandul di Premier League, Anthony Gordon Pecahkan Rekor 23 Tahun Alan Shearer di Liga Champions
-
Gagal Dapatkan Manuel Ugarte, Ajax Alihkan Bidikan ke Gelandang Arsenal Christian Norgaard