- Kieran McKenna resmi mundur sebagai manajer Ipswich Town demi menghabiskan waktu bersama keluarga setelah mencatatkan dua promosi beruntun.
- Kepergian McKenna memberikan dampak signifikan bagi karier Elkan Baggott yang sebelumnya banyak berkembang di bawah arahan pelatih tersebut.
- Elkan Baggott kini harus berjuang membuktikan kapasitasnya di hadapan manajer baru Ipswich Town agar dapat masuk ke skema utama.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari klub promosi Premier League, Ipswich Town setelah manajer mereka, Kieran McKenna secara resmi memutuskan untuk meletakkan jabatannya.
Kepergian mendadak juru taktik berkebangsaan Irlandia Utara tersebut memicu reaksi emosional dari para penggawa The Blues, termasuk bek jangkung Timnas Indonesia, Elkan Baggott.
Pemain bertahan berpostur 196 cm itu harus merelakan kepergian sosok pelatih yang memiliki andil besar dalam memoles dan membesarkan namanya di kancah sepak bola Inggris.
Kieran McKenna secara tak terduga memilih mundur dari jabatannya di Portman Road setelah mempersembahkan kesuksesan luar biasa berupa dua kali promosi beruntun.
Pelatih berusia 40 tahun yang telah mengabdi sejak Desember 2021 tersebut mengungkapkan salam perpisahannya yang emosional melalui situs resmi klub.
"Menjadi manajer di klub ini sungguh menjadi kehormatan," tutur McKenna di laman resmi klub.
"Selama lima musim terakhir yang kami lalu adalah perjalanan luar biasa yang membawa pengalaman terbaik dalam karier profesional dan pribadi saya," imbuhnya.
Mantan asisten manajer Manchester United itu menegaskan bahwa keputusannya diambil demi meluangkan waktu bersama keluarga tercinta.
"Setelah memberikan banyak hal selama lima musim ini, saya sekarang hendak berisitrahat dari manajemen dan berniat mendedikasikan waktu untuk keluarga," bebernya.
Baca Juga: Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
Bagi Elkan Baggott yang merupakan produk asli jebolan akademi muda Ipswich Town, McKenna merupakan sosok pelatih terlama yang pernah mendampingi karier sepak bolanya sejauh ini.
Di bawah kendali taktis sang manajer, bek andalan Timnas Indonesia tersebut tercatat telah dipercaya tampil sebanyak delapan kali di tim utama.
Menyusul keputusan mundurnya sang bos, Baggott segera mengunggah pesan perpisahan yang hangat melalui unggahan di Instagram story pribadinya pada Kamis (11/6/2026) kemarin.
"Berharap yang terbaik, Bos," tulis Baggott di Instagram Story pribadinya.
Dengan mundurnya McKenna, Elkan Baggott dipastikan harus berjuang membuktikan kapasitasnya di hadapan manajer anyar setidaknya saat agenda pramusim bergulir.
Nakhoda baru Ipswich Town nantinya yang akan menentukan apakah bek jangkung tersebut masuk dalam skema utama skuad di Premier League atau justru harus rela kembali dipinjamkan ke klub kasta bawah Liga Inggris guna mematangkan penampilannya.
Menurut laporan dari TalkSport, nama Gary O'Neil kini muncul sebagai kandidat terkuat untuk menakhodai tim musim depan.
O'Neil merupakan pelatih asal Inggris yang memiliki rekam jejak membesut Bournemouth dan saat ini tengah melatih klub Prancis, Strasbourg.
Pergantian kepelatihan sebenarnya bukan hal yang baru bagi perjalanan karier Baggott, mengingat di level internasional bersama Timnas Indonesia ia telah melewati beberapa transisi taktis di bawah asuhan Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga kini di bawah John Herdman.
Berita Terkait
-
Pelatih Elkan Baggott Mundur dari Ipswich Town
-
Disebut Pejuang Sejati, Elkan Baggott Bikin John Herdman Angkat Topi!
-
Dua Kemenangan Beruntun! Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday dengan Kalahkan Mozambik
-
Viral Tak Peluk Elkan Baggott, Erick Thohir Akhirnya Ungkap Alasan
-
Media Inggris Soroti Elkan Baggott usai Timnas Indonesia Hajar Oman, Nasib di Ipswich Jadi Sorotan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Sabtu 13 Juni, Ujian Berat Kanada Tanpa Alphonso Davies
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Belajar dari Pengalaman, Jerman Enggan Remehkan Curacao Jelang Duel di Piala Dunia 2026
-
Usia 17 Tahun 240 Hari, Gilberto Mora Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
-
Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026
-
Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya
-
Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan
-
Prediksi AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Karina dan Winter Aespa Saksikan Langsung Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia 2026