Bola / Liga Inggris
Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:00 WIB
Pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna (kanan) tengah berjabat tangan dengan bek timnas Indonesia, Elkan Baggott dalam latihan pramusim tim jelang Premier League 2024-2025. [Dok. Ipswich Town]
Baca 10 detik
  • Kieran McKenna resmi mundur sebagai manajer Ipswich Town demi menghabiskan waktu bersama keluarga setelah mencatatkan dua promosi beruntun.
  • Kepergian McKenna memberikan dampak signifikan bagi karier Elkan Baggott yang sebelumnya banyak berkembang di bawah arahan pelatih tersebut.
  • Elkan Baggott kini harus berjuang membuktikan kapasitasnya di hadapan manajer baru Ipswich Town agar dapat masuk ke skema utama.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari klub promosi Premier League, Ipswich Town setelah manajer mereka, Kieran McKenna secara resmi memutuskan untuk meletakkan jabatannya.

Kepergian mendadak juru taktik berkebangsaan Irlandia Utara tersebut memicu reaksi emosional dari para penggawa The Blues, termasuk bek jangkung Timnas Indonesia, Elkan Baggott.

Pemain bertahan berpostur 196 cm itu harus merelakan kepergian sosok pelatih yang memiliki andil besar dalam memoles dan membesarkan namanya di kancah sepak bola Inggris.

Kieran McKenna secara tak terduga memilih mundur dari jabatannya di Portman Road setelah mempersembahkan kesuksesan luar biasa berupa dua kali promosi beruntun.

Pelatih berusia 40 tahun yang telah mengabdi sejak Desember 2021 tersebut mengungkapkan salam perpisahannya yang emosional melalui situs resmi klub.

"Menjadi manajer di klub ini sungguh menjadi kehormatan," tutur McKenna di laman resmi klub.

"Selama lima musim terakhir yang kami lalu adalah perjalanan luar biasa yang membawa pengalaman terbaik dalam karier profesional dan pribadi saya," imbuhnya.

Mantan asisten manajer Manchester United itu menegaskan bahwa keputusannya diambil demi meluangkan waktu bersama keluarga tercinta.

"Setelah memberikan banyak hal selama lima musim ini, saya sekarang hendak berisitrahat dari manajemen dan berniat mendedikasikan waktu untuk keluarga," bebernya.

Baca Juga: Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott

Bagi Elkan Baggott yang merupakan produk asli jebolan akademi muda Ipswich Town, McKenna merupakan sosok pelatih terlama yang pernah mendampingi karier sepak bolanya sejauh ini.

Di bawah kendali taktis sang manajer, bek andalan Timnas Indonesia tersebut tercatat telah dipercaya tampil sebanyak delapan kali di tim utama.

Menyusul keputusan mundurnya sang bos, Baggott segera mengunggah pesan perpisahan yang hangat melalui unggahan di Instagram story pribadinya pada Kamis (11/6/2026) kemarin.

"Berharap yang terbaik, Bos," tulis Baggott di Instagram Story pribadinya.

Dengan mundurnya McKenna, Elkan Baggott dipastikan harus berjuang membuktikan kapasitasnya di hadapan manajer anyar setidaknya saat agenda pramusim bergulir.

Nakhoda baru Ipswich Town nantinya yang akan menentukan apakah bek jangkung tersebut masuk dalam skema utama skuad di Premier League atau justru harus rela kembali dipinjamkan ke klub kasta bawah Liga Inggris guna mematangkan penampilannya.

Menurut laporan dari TalkSport, nama Gary O'Neil kini muncul sebagai kandidat terkuat untuk menakhodai tim musim depan.

O'Neil merupakan pelatih asal Inggris yang memiliki rekam jejak membesut Bournemouth dan saat ini tengah melatih klub Prancis, Strasbourg.

Pergantian kepelatihan sebenarnya bukan hal yang baru bagi perjalanan karier Baggott, mengingat di level internasional bersama Timnas Indonesia ia telah melewati beberapa transisi taktis di bawah asuhan Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga kini di bawah John Herdman.

Load More