Suara.com - Pelatih Persela Lamongan, Jafri Sastra menyebut pertandingan melawan Persiraja Banda Aceh pada pekan ke-21 BRI Liga 1 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (26/1/2022) sore WIB merupakan laga yang penting.
Jafri Sastra mengatakan laga antara Persiraja Banda Aceh vs Persela Lamongan ini bisa dibilang merupakan pertandingan 'final tim papan bawah'.
Menurutnya, kemenangan adalah hal yang wajib dan mutlak untuk didapatkan Persela. Namun demikian, Jafri menilai Persiraja tentu akan memberikan perlawanan alot.
"Pertandingan yang sangat penting, bisa dikatakan ini adalah final tim papan bawah. Meraih kemenangan adalah hal yang mutlak dan wajib kami lakukan. Tapi, Persiraja pun tentu akan memberikan perlawanan dan taktik untuk menghadapi kami," ucap Jafri Sastra seperti dimuat Antara, Rabu (26/1/2022).
Jafri Sastra menjelaskan, saat ini Persiraja berbeda dengan Persiraja pada putaran pertama Liga 1 2021/2022 lalu, karena mereka telah mendatangkan pemain dan pelatih baru pada putaran kedua ini.
Menurutnya, ada sedikit perubahan dari corak permainan Persiraja. Meski begitu, Persela akan mencoba untuk mengantisipasi permainan lawan secara kolektif.
"Persiraja mendatangkan banyak pemain dan pelatih baru. Ada sedikit perubahan corak dari permainan Persiraja. Intinya kami akan coba mengantisipasi permainan mereka secara kolektif," kata Jafri.
Persela Lamongan saat ini berada di zona merah, tepatnya di posisi ke-17 klasemen sementara dengan torehan 16 poin dari 20 pertandingan. Mereka unggul sembilan poin atas Persiraja yang menempati peringkat ke-18 alias juru kunci.
Baca Juga: Link Live Streaming Persiraja Banda Aceh vs Persela Lamongan di BRI Liga 1
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti