Suara.com - Satu lagi pemain Singapura, yakni Song Ui-young, angkat bicara soal insiden yang melibatkan pemain timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, yang mngucapkan terima kasih ke Faris Ramli di leg kedua babak semifinal Piala AFF 2020.
Pada pertandingan leg kedua Piala AFF 2020 melawan Singapura, Asnawi Mangkualam melakukan provokasi kepada pemain Singapura, Faris Ramli yang gagal jadi algojo penalti.
Aksi Asnawi ini sempat jadi perhatian banyak pihak. Beberapa hari lalu, Asnawi buka suara dan meminta maaf atas sikapnya tersebut.
“Ada yang ingat momen ini? Maaf, kejadian ini tidak baik untuk ditiru. Ini hanya spontanitas dan saya hanya mengucapkan terima kasih kepada Faris,” tulis Asnawi.
Terkait insiden tersebut, Song Ui-yong memiliki pandangan sendiri. Menurut pemain 28 tahun itu, ia tidak mendengar dengan jelas apa yang dikatakan Asnawi kepada Faris Ramli.
Namun setelah di ruang ganti, menurut Song, sejumlah pemain Singapura membahas insiden tersebut.
"Saat itu, aku melihat Asnawi mendekati penendang (Faris Ramli) kami, tapi aku tidak mendengar apa yang dia katakan," ucap Song, dikutip dari Goal Korea, Sabtu (29/1).
"Setelah pertandingan, di ruang ganti, saya mendengar dari anggota tim apa yang sedang terjadi. Setelah itu, saya mendengar laporan bahwa pelatih Shin Tae-yong telah memberikan teguran keras,"
"Saya pikir dia (Shin Tae-yong) telah memberikan peringat keras dan melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Itu juga merupakan kesempatan bagi saya untuk berpikir bahwa saya perlu menunjukkan profesional yang baik sebagai pemain," tambah Song.
Baca Juga: 5 Debutan Termuda Timnas Indonesia, dari Ronaldo Kwateh hingga Boaz Solossa
Sebelumnya, salahh satu rekan Song Ui-yong di timnas Singapura, Safuwan Baharudin jadi sasaran kemarahan warganet asal Indonesia karena menyindir permintaan maaf dari Asnawi.
Lewat akun Instagram pribadinya, @safuwanbaharudin, ia memposting foto dirinya saat mendapat kartu merah di laga melawan Indonesia.
Bukan foto itu yang kemudian membuat publik Indonesia meledak. Caption yang dibikin Safuwan yang membuat warganet Indonesia naik pitam.
"Ada yang ingat momen ini? Maaf, kejadian ini tidak baik untuk ditiru. Ini hanya spontanitas dan saya hanya mengucapkan terima kasih kepada wasit,” kata Safuwan.
(Suara Bekaci)
Berita Terkait
-
Persija Rasa Timnas Indonesia, STY Bidik Marselino, Asnawi, dan Pratama Arhan
-
Drawing ASEAN Club Championship: Persib dan Borneo Sama-sama Bertemu Klub Pemain Timnas Indonesia
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
-
Setiap Tahun Ditawari Persib dan Sudah Bersedia, Asnawi Mangkualam Ungkap Alasan Gagal Gabung
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman