Suara.com - Frank Lampard santer dikabarkan akan menjadi pelatih baru Everton. Sejumlah media Inggris seperti Sky Sports dan BBC bahkan menyebut kedua pihak sudah menemui kata sepakat.
Hingga kini Everton sendiri belum memberikan pengumuman resmi, namun besar kemungkinan Lampard yang sudah satu tahun terakhir ini menganggur bakal resmi menukangi The Toffees.
Jika benar ditunjuk sebagai manajer baru, Lampard bakal menjadi pengganti Rafael Benitez yang dipecat setelah hanya menang sekali dalam 13 pertandingan Liga Inggris.
Sejauh ini mantan striker Everton Duncan Ferguson menjadi pelatih interim dan sudah memimpin dalam satu pertandingan saat dikalahkan Aston Villa.
Adapun, jika resmi menjabat sebagai juru taktik Everton, ini akan menjadi klub profesional ketiga yang dilatih oleh Frank Lampard.
Setelah pensiun pada 2017, sosok yang dijuluki 'Super Frank' tersebut terjun ke dunia kepelatihan dengan menjadi pelatih Derby County pada 2018 lalu menjabat sebagai pelatih Chelsea setahun kemudian.
Oleh karena itu keputusan menunjuk Frank Lampard sebagai pelatih merupakan langkah bagus dari Everton. Berikut alasan-alasan yang akan membuat Lampard sukses di Everton.
1. Target Tak Setinggi di Chelsea
Faktor pertama yang bisa membuat Lampard sukses di Goodison Park adalah masalah target. Ekspektasi yang dibebankan padanya tentu tak akan besar seperti saat melatih Chelsea.
Baca Juga: Tersisih di Manchester United, Donny van de Beek Justru Diperebutkan 2 Klub Liga Inggris
Jika target juara menjadi harga mati bagi The Blues, di Everton target Lampard besar kemungkinan mengantarkan Everton ke 6 besar atau lolos ke kompetisi Eropa.
2. Pengalaman
Meski terbilang belum lama terjun ke dunia kepelatihan, Frank Lampard merupakan pelatih muda yang memiliki pengalaman mumpuni, khususnya di Liga Inggris.
Terlebih pengalamannya melatih tim bertabur pemain bintang seperti Chelsea membuat Lampard sudah terbukti bisa mengelola sebuah tim.
Lampard juga sudah sangat mengenal kompetisi di Inggris karena selama bermain dan melatih dihabiskan di sana.
3. Kemampuan atau IQ yang Tinggi
Berita Terkait
-
Sepakat Jadi Manajer Everton, Ini Profil Frank Lampard: Sempat Bikin Kantong Bos Chelsea Jebol!
-
Wolves Jadi Harapan Terakhir Juventus "Buang" Aaron Ramsey
-
Mantan Asisten Ferguson: Manchester United Sudah Hilang Arah dan Identitas
-
Frank Lampard Sudah Teken Kontrak Sebagai Manajer Baru Everton
-
Donny van de Beek Setuju Dipinjamkan Manchester United ke Everton
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Tiga Pemain Timnas Futsal Indonesia Cedera, Hector Souto Tidak Mau Pusing Lawan Iran
-
Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
-
Media Belanda Nilai Kehadiran Mauro Zijlstra Bagian Rencana Persija Kudeta Persib Bandung
-
Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia vs Iran Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Ivar Jenner Resmi ke Dewa United, Janji Bawa Perubahan Besar di Lini Tengah Banten Warriors
-
Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax
-
Amin Younes Pilih Bertahan di FC Schalke 04, Fokus Bantu Promosi ke Bundesliga
-
Debutan vs Peraih 13 Gelar: Bisakah Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Iran di Final?
-
Gabung Dewa United, Ivar Jenner Jadikan Pengalaman di Eropa Sebagai Modal
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija