-
Ivar Jenner resmi memperkuat Dewa United Banten FC dengan kontrak hingga akhir musim 2025/2026.
-
Gelandang ini membawa pengalaman berharga dari akademi Ajax serta tim utama FC Utrecht.
-
Ivar tetap optimistis membawa Timnas Indonesia berprestasi di kancah Piala Asia dan Dunia.
Suara.com - Langkah mengejutkan diambil oleh manajemen Dewa United Banten FC dalam memanaskan persaingan di bursa transfer.
Klub yang dikenal dengan julukan Banten Warriors ini berhasil mendatangkan talenta muda berbakat, Ivar Jenner.
Gelandang andalan Tim Nasional Indonesia tersebut resmi diperkenalkan sebagai amunisi baru untuk mengarungi kompetisi kasta tertinggi.
Ivar Jenner memutuskan menyudahi masa baktinya di Liga Belanda demi berkarier di tanah air bersama Dewa United.
Pemain yang baru menginjak usia 22 tahun ini menyepakati kontrak kerja sama hingga musim 2025/2026 berakhir.
Rekam Jejak Karier di Eropa
Kehadiran Ivar diharapkan mampu memberikan stabilitas dan kreativitas tinggi pada sektor tengah permainan tim Dewa United.
Pihak manajemen menilai pengalaman internasional Ivar akan menjadi aset yang sangat berharga bagi ambisi besar klub.
Prosesi perkenalan sang pemain berlangsung meriah di markas besar klub, Dewa United Arena, Tangerang, Jumat sore.
Dalam kesempatan tersebut, Ivar Jenner membagikan kisah inspiratif mengenai awal mula dirinya menggeluti dunia sepak bola profesional.
Baca Juga: Baru Gabung Langsung Latihan, Fasilitas Dewa United Bikin Ivar Jenner Terkejut
Kariernya dimulai dari akademi-akademi sepak bola ternama yang ada di negeri kincir angin sejak usia dini.
Ivar menjelaskan bahwa fondasi tekniknya terbentuk berkat didikan disiplin dari sistem kepelatihan di negara Belanda tersebut.
“Saya menilai pengalaman selama bermain sepak bola di Belanda berjalan dengan baik. Saya menghabiskan dua tahun bermain di tim usia muda Ajax sebelum pindah ke FC Utrecht saat berusia 12 tahun," terang Ivar dalam keterangannya.
Perpindahan ke FC Utrecht merupakan titik balik penting yang mengasah mentalitas bertandingnya di level yang lebih kompetitif.
Secara bertahap, ia berhasil menembus berbagai level kelompok umur hingga akhirnya merasakan atmosfer tim senior di sana.
Ivar mengungkapkan bahwa jam terbang yang ia dapatkan di Belanda sangat krusial bagi perkembangan fisiknya sebagai gelandang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League
-
Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
-
Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil
-
Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional
-
Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia
-
Luis Garcia Plaza Jadi Pelatih Baru Sevilla, Misi Selamatkan dari Degradasi
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Atletico Madrid Sepakat Lepas Antoine Griezmann ke Orlando City
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa