Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengingatkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator dan juga klub untuk mematuhi regulasi BRI Liga 1 2021/2022 terkhusus perihal ditunda tidaknya sebuah laga karena kasus Covid-19.
Sejauh ini sudah ada dua laga BRI Liga 1 yang ditunda karena berkecamuknya Covid-19 diantara para pemain yakni duel Madura United vs Persipura Jayapura dan PSM Makassar kontra Persib Bandung pada pekan ke-22.
Dua partai tersebut ditunda merujuk regulasi BRI Liga 1 Pasal 52 ayat 7 yang mengatur tentang hasil tes Covid-19 dan eligibilitas. Mochamad Iriawan menegaskan bahwa semuanya akan selalu berpatokan pada regulasi yang sudah ditentukan.
"Saya selalu menghimbau kepada PT LIB dan semua klub BRI Liga 1 agar selalu berpedoman pada regulasi Liga 1 yang sudah diinfokan sejak awal musim. Dengan regulasi itu pula, semua ada dasar untuk mengambil kebijakan dan menjaga bergulirnya kompetisi secara keseluruhan,” kata Iriawan dalam keterangan resminya.
Seperti yang diketahui, Pasal 52 poin ke-7 berbunyi: Dalam keadaan luar biasa, di mana setelah Swab Test Rapid Antigen pada hari pertandingan membuat klub yang akan bertanding hanya menyisakan kurang dari 14 pemain (termasuk salah satu di antaranya adalah penjaga gawang), maka LIB dan PSSI akan segera menggelar rapat darurat untuk memberikan keputusan dalam tempo cepat dan setiap keputusan bersifat final.
Dari pasal itu bisa diambil kesimpulan pertandingan bisa ditunda jika pemain dalam satu klub hanya tersisa kurang dari 14 yang disebabkan terpapar Covid-19 secara masal dan telah dibuktikan dengan tes medis yang menunjang dan akurat.
“Dengan begitu jika ada pemain yang cedera atau tidak bisa diturunkan karena sebab lain, maka tidak termasuk dalam ketentuan di atas,” jelas Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.
"Misalnya, pemain terdaftar 30 nama dan setelah dilakukan tes antigen atau PCR, kemudian 18 di antaranya terpapar virus Covid-19, maka LIB akan mengambil keputusan terkait status pertandingan. Laga bisa ditunda."
"Kami akan berkomunikasi dengan PSSI sekaligus meminta arahan. Selebihnya, ketika emergency meeting, kami akan mengundang klub yang bertanding, tim satgas Covid-19, LOC, sampai dengan perangkat pertandingan. Dengan begitu, keputusan yang diambil sudah diketahui banyak pihak dan disepakati bersama,” pungkasnya.
Baca Juga: Robert Sebut Latihan Persib Sudah Pertimbangkan Kesehatan dan Keselamatan
Sebelumnya, Tira Persikabo menuding PT LIB ingkar janji karena tidak menangguhkan pertandingan mereka kontra Bali United dalam pekan ke-22 BRI Liga 1 2021/2022, Kamis (3/2/2022).
Saat itu, pelatih Liestiadi mengklaim kekurangan pemain karena 14 penggawa yang dibawanya dengan rincian 12 otufield dan dua kiper tak sepenuhnya fit. Dua diantaranya masih dibekap cedera.
Tira Persikabo tidak bisa membawa banyak pemain dalam laga tersebut dikarenakan beberapa faktor. Selain cedera, ada tujuh pemain positif Covid, sementara sisanya terkena akumulasi kartu dan dipanggil timnas Indonesia U-23.
Akhmad Hadian Lukita saat itu menjelaskan duel Tira Persikabo vs Bali United masih memenuhi regulasi untuk dilanjutkan karena kedua tim sama-sama memiliki 14 pemain (termasuk salah satu diantaranya adalah kiper) atau lebih dalam skuadnya.
"Iya benar. Kalau Pasal 52 ayat 7 itu baru berlaku pada pemain yang positif Covid-19," kata Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi Suara.com, Jumat (4/2/2022).
Berita Terkait
-
Ronaldo Kwateh Telat Gabung Timnas Indonesia U-23, Ada Apa?
-
Prediksi Arema FC vs Persija Jakarta di BRI Liga 1 Malam Ini
-
Prediksi Madura United vs Persela Lamongan di BRI Liga 1 Malam Ini
-
Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 Hari Ini: Ada Madura United vs Persela dan Arema FC vs Persija
-
Madura United Persiapkan Skuat Terbaiknya Jelang Laga Kontra Persela
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit
-
Media Vietnam Pandang Sebelah Mata Timnas Indonesia Tanpa Skuad Terbaik di Piala AFF 2026
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Piala Presiden 2026 Makin Meriah, DPMM FC Brunei Pastikan Ambil Bagian
-
Ditanya Peluang Membela Timnas Indonesia, Pascal Struijk: Tentu Saja!