Suara.com - Jelang berangkat ke Kamboja untuk berjuang di Piala AFF U-23 2022, skuad Timnas Indonesia U-23, termasuk pelatih Shin Tae-yong, menjalani suntik booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga.
Kegiatan tersebut dilakukan di sela training camp (TC) Timnas Indonesia U-23 yang berlangsung di Bali pada 4-9 Februari mendatang, Sabtu (5/2/2022). Seluruh pemain hingga staf pelatih turut serta dalam kegiatan vaksin tersebut.
Nantinya, hal yang sama juga akan dilakukan kepada Timnas Indonesia U-19 dan timnas senior saat melakukan pemusatan latihan di kemudian hari.
"Ini bentuk perhatian PSSI kepada semua pemain di semua level umur. Saat ini baru timnas U-23 karena mereka akan bermain di Piala AFF U-23 di Kamboja," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dalam rilisnya, Sabtu (5/2/2022).
Iriawan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah terutama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Koordinator PPKM Jawa-Bali dan luar pulau Jawa dan Bali, Satgas Covid-19, BNPB, Kementerian BUMN, dan Kepolisian.
Iriawan menjelaskan selama ini mereka telah banyak membantu PSSI dalam pelaksanaan BRI Liga 1, Liga 2, Liga 3, dan kegiataan pemusatan latihan tim nasional Indonesia, termasuk juga kegiatan vaksinasi ini.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 sudah memulai latihan sejak 4 Februari, kemarin. Belum ada latihan berat yang dilakukan Pratama Arhan dan kawan-kawan karena fokus pada pemulihan.
Seperti diketahui pada ajang Piala AFF U-23 2022, Indonesia berada di Grup B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos.
Adapun dalam jadwal tim besutan Shin Tae-yong lebih dahulu akan melawan Laos pada 15 Februari. Kemudian bersua Myanmar tiga hari setelahnya, dan Malaysia pada 21 Februari 2021.
Baca Juga: Prediksi Inter Milan Vs AC Milan: Head to Head, Susunan Pemain dan Skor Pertandingan
Berita Terkait
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Adu Harga Pasar Thom Haye dan Layvin Kurzawa, Siapa Paling Mahal di Persib Bandung?
-
Bintang Baru Persija Belum Teruji, Jakmania Ingatkan Performa Lapangan Tak Sekadar Track Record
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?