Suara.com - PSIS Semarang ingin mengulang kembali kemenangan melawan Persik Kediri pada laga pekan ke-23 BRI Liga 1 2021/2022 yang akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (6/1/2022).
Pada putaran pertama BRI Liga 1 2021/2022, Laskar Mahesa Jenar berhasil unggul tiga gol tanpa balas di Stadion Manahan, Solo.
Bek PSIS Riyan Ardiyansyah, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, memastikan kesiapan para pemain menghadapi kembali skuad Macan Putih.
"Saya mewakili pemain tentu udah siap untuk besok. Coach juga sudah memberi evaluasi, udah memberi strategi. Besok saatnya kerja keras dan mendapatkan tiga poin," ujar Riyan seperti dimuat Antara.
Sementara itu, Pelatih PSIS Dragan Djukanovic menyampaikan tim pelatih sudah menganalisa dua permainan Persik sebelumnya untuk menentukan strategi melawan klub asal Jawa Timur tersebut.
"Persik dua pertandingan terakhir bermain cukup bagus dengan berhasil menang melawan Bhayangkara FC dan PSS Sleman," kata Dragan.
Namun, pelatih asal Serbia itu menegaskan tidak akan terlalu banyak melihat pencapaian lawan, tetapi akan fokus terhadap tim sendiri untuk dapat meraih kemenangan.
"Yang penting pemain fokus dan kerja keras supaya kami dapat meraih kemenangan," pungkas Dragan.
PSIS saat ini menempati peringkat ke-7 klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 dengan perolehan tujuh poin, sedangkan Persik berada di peringkat ke-12 dengan 25 poin.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Lewat Gol Indah Carlos Fortes, Arema FC Batalkan Kemenangan Persija Jakarta
Berita Terkait
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey