Suara.com - CEO Bayern Munich Oliver Kahn menyebut wacana penerapan format playoff untuk penentuan juara Liga Jerman sebagai "ide menarik".
"Saya melihat itu sebagai ide menarik untuk mempertimbangkan model baru seperti playoff untuk Bundesliga," kata Kahn dikutip Antara dari laman majalah olahraga Jerman, Kicker, pada Kamis (10/2/2022).
Kahn menyebut penerapan playoff penentuan juara di Liga Jerman akan sejalan dengan semangat perubahan yang digaungkan UEFA untuk format baru Liga Champions mulai 2024.
Mantan kiper tim nasional Jerman itu menyatakan bahwa Bayern cukup menaruh harapan besar pada format baru Liga Champions.
Menurut Kahn, format baru playoff penentuan juara Liga Jerman akan menggairahkan bagi para penikmat sepak bola di negara itu.
"Sebuah model di Bundesliga dengan semifinal dan final artinya akan ada gairah tambahan bagi suporter," katanya.
"Saya pikir itu cukup masuk akal untuk membincangkan ide semacam itu. Kami FC Bayern selalu terbuka dengan ide-ide baru," ujar Kahn melengkapi.
Wacana penerapan format playoff penentuan juara Liga Jerman kembali mengemuka lantaran pernyataan bos baru Liga Sepak Bola Jerman (DFL) selaku operator dua kasta tertinggi liga di Jerman, Donata Hopfen.
Perempuan pertama yang memimpin DFL itu menilai liga akan lebih atraktif apabila terjadi persaingan yang lebih ketat di papan atas, demikian disampaikan Hopfen dalam wawancaranya yang dirilis surat kabar Bild pada Sabtu (6/2).
Baca Juga: Sejak Latih Bayern Munich, Julian Nagelsmann Punya Kebiasaan Jelek yang Kerap Bikin Istrinya Kesal
"Tentu saja, liga akan lebih atraktif apabila ada persaingan lebih di papan atas," kata Hopfen.
"Ketika saya memulai jabatan ini empat pekan lalu, saya bilang: Tidak ada yang kebal kritik bagi saya. Jika playoff membantu, mari kita bicara tentang playoff," ujarnya menambahkan.
Kendati demikian dalam pernyataannya, Hopfen juga menegaskan bahwa Bayern memang bekerja luar biasa dalam beberapa tahun terakhir terlebih performa mereka di Liga Champions juga terbilang sukses sehingga menimbulkan kekuatan ekonomi tambahan.
Oleh karenanya, Hopfen menegaskan bahwa aspek persaingan bukan semata-mata dipengaruhi dari hal-hal domestik di Liga Jerman.
Persaingan di Liga Jerman memang terlalu didominasi hegemoni Bayern, bila tak mau disebut membosankan. Bayern sejak 2013 selalu menjadi juara dengan marjin rata-rata keunggulan dari tim peringkat kedua sebesar 14 poin.
Terakhir kali persaingan juara cukup menegangkan di Liga Jerman terjadi pada musim 2018/19 ketika Bayern hanya dipisahkan dua poin dari Borussia Dortmund.
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia
-
3 Bintang ASEAN yang Comeback ke Timnas usai Lama Menghilang, Ada Elkan Baggott
-
Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun
-
Harga Pasar Ragnar Oratmangoen Kalahkan Satu Skuad Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026!
-
Blak-blakan Pelatih Bulgaria Akui Ngeri Hadapi Timnas Indonesia: Skuad Garuda Makin Tangguh!
-
Kapan Stadion Baru Manchester United Selesai? Begini Penjelasan CEO Pengembangan
-
Beri Motivasi, Rivaldo Kunjungi Sesi Latihan Timnas Brasil di Orlando
-
Riccardo Calafiori Siap Hancurkan Irlandia Utara, Singgung Kedekatan Tak Biasa dengan Gattuso
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus, Persija Siap Kejar Persib di Sisa Musim
-
Nama Luke Vickery Mencuat, Pengamat: Potensial tapi Harus Lewati Persaingan Ketat