Suara.com - Proses naturalisasi pemain keturunan, Jordi Amat, menjadi sorotan berbagai pihak. Bahkan salah satunya dari media Spanyol yang menyebutnya semakin dekat untuk membela timnas Indonesia.
Menukil dalam laporan Diario AS pada Jumat (11/2/2022), Jordi Amat awalnya mengungkapkan dirinya siap membela timnas Indonesia pada Oktober 2021 lalu. Ia mengaku punya keturunan Makassar, Indonesia.
Bak gayung bersambut, keinginan pemain berusia 29 tahun ini ternyata diketahui oleh Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu kemudian merekomendasikan nama pemain KAS Eupen tersebut untuk dinaturalisasi.
"Meski ucapan Jordi Amat terjadi pada Oktober lalu, tapi permintaannya baru sampai ke Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali," tulis laporan tersebut.
Memang baru-baru ini nama Jordi Amat dan Sandy Walsh sudah direstui untuk diproses naturalisasi. Hal itu diketahui seteleh Menpora bertemu dengan PSSI dan Shin Tae-yong.
"Sandy Walsh dan Jordi Amat. Jadi dua itu sudah kita tanyakan ke Shin Tae-yong. Jadi kebutuhannya itu selain ada keturunan dan secara teknis ada main di Eropa, ini masih ada harapan untuk ke depan," kata Amali usai pertemuan.
Media Spanyol tersebut juga menyoroti dukungan para netizen Indonesia yang terus memberikan dukungan untuk eks Espanyol ini. Sebab, ia menyampaikan rasa terima kasih di akun Instagramnya.
"Terima kasih semua atas dukungannya. Saya ingin menjawab semua pesan, tapi itu tidak mungkin," imbuhnya.
Jordi Amat ssendiri sejatinya sudah bermain di timna kelompok umur Spanyol mulai dari U-16 hingga U-21. Namun, kini harapannya bisa membea timnas Indonesia.
Baca Juga: Sempat Tak Enak Badan, Begini Kondisi Shin Tae-yong Usai Timnas U-23 Batal Ikut Piala AFF
Berita Terkait
-
5 Hits Bola: Profil Arno Michels, Pelatih Dadakan Chelsea di Piala Dunia Antarklub
-
Usai Rapat dengan Menpora dan Ketum PSSI, Shin Tae-yong Bagikan Buah Tangan
-
Bukan Cuma Penyerang, Shin Tae-yong: Semua Posisi di Timnas Indonesia Butuh Pemain Naturalisasi
-
Jordi Amat dan Sandy Walsh Dapat Rekomendasi Pemerintah untuk Diproses Naturalisasi
-
Ketum PSSI Sebut Mees Hilgers dan Kevin Diks Tak Direstui Orang Tua untuk Jadi WNI
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung