Suara.com - Asisten Pelatih Persija Jakarta, Ferdiansyah mengakui jika Syahrian Abimanyu menjadi pembeda di lini tengah. Meski tampil cukup baik, Ferdiansyah merasa Syahrian Abimanyu belum maksimal.
Hal itu disampaikan Ferdiansyah usai Persija menahan imbang Persebaya Surabaya dengan skor 3-3 dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (14/2/2022). Abi, sapaan akrab Abimanyu menjadi motor serangan Persija.
Memang, dalam pertandingan itu pemain 22 tahun tersebut tidak mencetak gol. Namun, passing yang dibuatnya terus menerus membahayakan gawang Persebaya.
Keberadaan Abimanyu membuat lini tengah Tim Macan Kemayoran lebih hidup. Tidak heran Ferdiansyah angkat topi untuk eks penggawa Johor Darul Ta'zim itu.
"Abimanyu bermain baik malam ini. Tidak hanya lawan Persebaya, dia juga bermain baik ketika melawan Arema FC. Abimanyu menjadi pembeda di lini tengah," kata Ferdiansyah usai pertandingan.
Akan tetapi, Ferdiansyah merasa apa yang ditunjukkan Abi semalam masih belum maksimal. Sebab, pemain yang sempat memperkuat Madura United itu belum lama berlatih dengan Persija setelah pulang dari TC Timnas Indonesia U-23.
Apalagi, Abi sebelumnya bermasalah dengan cedera. Ia berharap seiring berjalannya waktu Abimanyu bisa memberikan penampilan maksimal bagi Persija.
"Namun, cukup disayangkan karena dia belum dalam kondisi yang baik setelah diisolasi dan belum banyak berlatih. Namun, Abimanyu sudah melakukan yang terbaik," ungkapnya.
Di laga kontra Persebaya, Persija unggul lebih dahulu melalui gol cepat Marko Simic pada menit kedua. Persebaya menyamakan kedudukan di menit15 setelah penalti Taise Marukawa tak bisa dibendung Andritany.
Baca Juga: Dikalahkan Persik, Persela Sudah 16 Pertandingan Beruntun Tak Pernah Menang
Persebaya berbalik unggul 2-1 saat babak kedua baru berjalan tiga menit lewat sepakan Riky Kambuaya. Adapun Bajul Ijo semakin memperlebar jarak menjadi 3-1 usai Samsul Arif mencatatkan namanya di papan skor.
Di menit-menit akhir Makan Konate menjadi pahlawan bagi Persija lewat golnya pada menit ke-86 dan melalui penalti saat injury time, sekaligus membuat laga berakhir 3-3.
Berita Terkait
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan