Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Mauricio Pochettino menyebutkan timnya menunjukkan performa yang luar biasa ketika mengalahkan Real Madrid dengan skor 1-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Selasa malam waktu setempat.
Dikutip Antara dari situs resmi klub, Rabu (16/2/2022), Pochettino mengaku puas dengan penampilan yang ditampilkan anak asuhnya dan menilai PSG memang layak untuk mendapatkan kemenangan.
"Menurut saya ini adalah performa yang luar biasa, saya puas dengan para pemain. Menurut saya kami layak untuk mendapatkan kemenangan. Di menit terakhir, di aksi terakhir, itu bagus," jelas Pochettino.
Meski berhasil mengamankan kemenangan atas Real Madrid, Pochettino mengatakan PSG hanya bisa menikmati kemenangan ini sesaat karena pikiran mereka akan fokus untuk kembali melawan El Real tiga minggu ke depan.
Pelatih asal Argentina itu menjelaskan, Real Madrid adalah tim yang luar biasa, tim yang bagus dan dipastikan PSG akan menemui kesulitan ketika bermain di Stadion Santiago Bernabeu.
Pochettino meyakini jika PSG bisa bermain seperti ini di leg kedua, dengan menunjukkan performa dan level yang sama, mereka berharap bisa menembus ke babak perempatfinal Liga Champions.
"Tapi di momen ini kamu hanya bisa menikmatinya beberapa detik saja, karena di dalam pikiran kami adalah 'ok dalam tiga minggu kami akan menghadapi pertandingan selanjutnya (vs Real Madrid)," terang Pochettino.
"Menurut saya Real Madrid adalah tim yang luar biasa, sangat bagus dan itu selalu sulit untuk bermain di sana. Tapi jika kami menunjukkan tipe dari performa dan level ini saya pikir kami memiliki harapan untuk melaju ke babak selanjutnya," sambungnya.
Selanjutnya PSG akan membawa kemenangan 1-0 sebagai modal berharga ketika berhadapan kembali dengan Real Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 10 Maret mendatang.
Baca Juga: Prediksi RB Salzburg vs Bayern Munich di Liga Champions, 17 Februari 2022
Berita Terkait
-
Kacau! Arda Guler Korban Bully di Ruang Ganti Real Madrid, Terduga Pelaku Pemain Senior
-
Taktik Cerdas Real Madrid Tambah Pundi-pundi Uang, Jual Pemain Muda Raup Untung Rp220 M
-
Sakit Hati Pemain Keturunan Filipina Dibajak, Barcelona Siap Balas Dendam ke PSG
-
Polemik Superliga Berakhir, Presiden Real Madrid Florentino Perez Dibilang Sok Jagoan
-
Tottenham Ingin Rekrut Kembali Mauricio Pochettino
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Kasus Hukum Eks Arsenal Thomas Partey Kian Berat, Dakwaan Pemerkosaan Bertambah Jadi Tujuh
-
Diego Simeone Butuh Pemain Berpengalaman, Bek Manchester City Jadi Target Panas Atletico
-
Kacau! Arda Guler Korban Bully di Ruang Ganti Real Madrid, Terduga Pelaku Pemain Senior
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Napoli Renovasi Stadion Diego Maradona: Lintas Atletik Dibongkar, Telan Dana Rp3,5 T
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
-
Taktik Cerdas Real Madrid Tambah Pundi-pundi Uang, Jual Pemain Muda Raup Untung Rp220 M
-
Kai Havertz Cedera Lagi! Arsenal Terancam Dikudeta dari Puncak Klasemen?
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat