Suara.com - Erik ten Hag mengatakan Ajax membuang kesempatan untuk mengalahkan Benfica setelah hanya mendapatkan hasil imbang 2-2 dalam leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion da Luz, Lisbon, Kamis (24/2/2022) dini hari WIB.
Menurut Ten Hag timnya sebetulnya memiliki setidaknya tiga peluang bagus untuk menambah gol tapi gagal. Kegagalan itu diperburuk gawang Ajax kebobolan gol kedua, yang menurutnya tidak perlu terjadi.
"Saya memiliki perasaan ganda atas pertandingan ini. Memang ini hasil bagus, tapi di sisi lain kami membiarkannya tergelincir," kata Ten Hag kepada stasiun televisi RTL7 selepas laga seperti dikutip Antara dari situs resmi UEFA.
"Kami memiliki dua atau tiga peluang bagus yang tak bisa dimanfaatkan. (Edson) Alvarez, (Ryan) Gravenberch dan Antony (Matheus) seharusnya bisa mencetak gol."
"Kemudian kami kebobolan dalam situasi serangan balik. Gol kedua itu seharusnya tidak perlu terjadi," ujarnya menambahkan.
Hasil imbang ini diwarnai torehan unik bagi Sebastien Haller yang membukukan dua gol, sayang salah satunya ia lesakkan ke gawang Ajax sendiri.
Keunggulan 2-1 yang dimiliki Ajax raib pada menit ke-72 saat sebuah bek tengah Jurrin Timber masih tertinggal di kotak penalti lawan dan tuan rumah melancarkan serangan balik yang diakhiri sambaran Roman Yaremchuk atas bola muntah hasil tembakan Goncalo Ramos.
Bek sayap Ajax Noussair Mazraoui menegaskan bahwa pertandingan ini membuktikan di babak 16 besar Liga Champions tidak ada lagi tim buruk tersisa, sehingga ia dan rekan-rekannya harus siap setiap saat.
"Hari ini kami memperlihatkan bisa menciptakan peluang, sementara lawan juga membuktikan ancaman mereka dalam serangan balik, sehingga kami seharusnya bisa lebih tajam dan awas untuk bisa memenangi babak ini," katanya.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Usai Laga Atletico Madrid vs Manchester United Berakhir Imbang 1-1
Ajax selanjutnya akan menjamu Benfica di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, pada 15 Maret nanti.
Berita Terkait
-
Conceicao Tegas Setia di Juventus, Tapi Frustrasi Minim Gol: Ini Hanya Soal Waktu!
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Ditunjuk Jordi Cruyff Jadi Pelatih Jong Ajax, Alex Pastoor Nelangsa
-
Blunder Jordi Cruyff di Ajax Tuai Kritik Pedas, Nama Patrick Kluivert Ikut Terseret
-
Arne Slot Frustrasi! Liverpool Menyerah Kejar Tiket ke Liga Champions?
-
Rahang Lepas dan Leher Patah, Kiper Keturunan Indonesia Dani van den Heuvel Debut Liga Champions
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa
-
Hasil Uji Coba: Timnas Indonesia U-17 Kembali Ditekuk China
-
Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini
-
Ratchaburi FC Hajar Persib 2-0, Layvin Kurzawa Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Thomas Frank Resmi Dipecat Tottenham Hotspur, Ruben Amorim Bakal Jadi Pengganti?