Suara.com - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel tak masalah timnya dicap sebagai spesialis spesialis kompetisi berformat piala, meski ia meyakini bahwa anak-anak asuhnya punya kemampuan lebih dari label apapun yang dilekatkan khalayak.
Tuchel akan mendampingi Chelsea menghadapi Liverpool dalam partai final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, London, Minggu (27/2/2022).
Pertandingan itu menjadi kesempatan bagi Tuchel menambah koleksi gelar yang diraihnya untuk Chelsea setelah Liga Champions 2020/21, Piala Super UEFA 2021 dan Piala Dunia Antarklub 2021 yang digelar awal bulan ini.
"Saya cukup senang kalau kami dilihat dan dicap demikian, karena pada akhirnya itu adalah bentuk pengakuan bahwa kami tim yang bisa bersaing dan tahu cara untuk mencapai partai final," kata Tuchel dikutip dari situs resmi Chelsea, Sabtu (26/2/2022).
"Itu sesuatu yang berat untuk selalu dilakukan, penting untuk fokus di tiap langkahnya, dan semua itu tercakup saat mencapai final, jadi rasanya di balik cap itu ada apresiasi," ujarnya menambahkan.
Menurut Tuchel, mencapai final dan memenanginya adalah dua tugas yang sama sekali berbeda, mengingat juru taktik asal Jerman itu juga gagal membawa Chelsea juara Piala FA walau mencapai final tahun lalu, demikian juga saat ia mendampingi Paris Saint-Germain di final Liga Champions 2019/20.
"Walaupun Anda menyadari dalam final selalu ada yang kalah, Anda tidak mau menjadi tim itu," katanya.
Di sisi lain, Tuchel juga meyakini bahwa Chelsea bukanlah semata-mata tim yang hanya bisa berbicara di kompetisi piala dan tengah berusaha menerjemahkan performa serupa di Liga Inggris.
Chelsea saat ini menempati peringkat ketiga klasemen Liga Inggris dan posisinya dalam perburuan gelar juara tertinggal relatif jauh dibandingkan dua pesaing utama Manchester City dan Liverpool.
Baca Juga: Bisnis dan Kekayaan Roman Abramovich, Taipan Rusia yang Dipaksa Hengkang dari Chelsea
Chelsea hanya punya 50 poin dan tertinggal 13 poin dari City serta 10 poin di bawah Liverpool, meskipun jarak itu bisa dipangkas karena ada satu laga simpanan.
"Apakah kami akan menerjemahkan performa ini di liga? Tentu kami berusaha melakukannya, dan sejujurnya kami tidak begitu di bawah performa dibandingkan situasi setahun yang lalu," katanya.
"Kami juga tidak mau terlalu bersikap negatif karena saat ini berada di posisi ketiga, karena kami juga main di banyak kompetisi secara bersamaan."
"Ada begitu banyak perkembangan positif dan pondasi bagus yang bisa terus dibangun sehingga tak perlu mengamini anggapan 'ini tim spesialis kompetisi dan bukan liga'."
"Itu anggapan yang tidak benar dan saya tidak setuju. Jika orang menganggap demikian, tentu hak mereka. Biarkan semua orang beropini, tapi kami akan tetap fokus dengan yang kami lakukan, menjalani proses setiap harinya, langkah demi langkah," ujar Tuchel panjang lebar, demikian Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Carabao Cup: Laga Hidup Mati Liverpool vs Chelsea di Wembley
-
Rangnick: Man United Fokus Watford Dulu, Manchester City Kemudian
-
Dampak Perang Rusia-Ukraina, Final Liga Champions Dipindah ke Paris
-
Musim 2023-2024, Liga Champions Asia Tambah Kuota Pemain Asing
-
Buntut Perang Rusia-Ukraina, Final Liga Champions Pindah ke Paris
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?