- Penjaga gawang muda berdarah Indonesia, Tony Kouwen, mendapatkan kesempatan uji coba bersama Atletico Madrid sepekan.
- Tony Kouwen, lahir di Belanda 2009, memiliki darah Indonesia dari kakek yang berasal dari Bali.
- Sebelumnya, kiper 16 tahun ini bermain untuk tim FC Dordrecht U-15 setelah mengasah bakatnya di beberapa klub Eropa.
Suara.com - Kabar membanggakan datang dari Eropa yang bisa menjadi angin segar bagi masa depan Timnas Indonesia.
Seorang penjaga gawang muda berbakat yang memiliki darah Indonesia, Tony Kouwen dilaporkan mendapatkan kesempatan emas untuk menjalani masa uji coba atau trial bersama salah satu klub top dunia, Atletico Madrid.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh akun Instagram @futboll.indonesiaa, yang melaporkan bahwa Tony mendapat kesempatan langka untuk unjuk gigi di hadapan staf kepelatihan Los Rojiblancos selama sepekan.
"Kiper berdarah Indonesia, Tony Kouwen mendapatkan undangan trial bersama Atletico Madrid selama satu minggu," tulis laporan tersebut.
Lahir di Belanda pada 4 Oktober 2009, Tony Kouwen kini baru berusia 16 tahun. Namun, di usianya yang masih sangat belia, ia sudah berhasil menarik perhatian klub sekelas Atletico Madrid.
Koneksi Tony dengan tanah air datang dari garis keturunan sang ibu, Corrina Kouwen. Sang kakek diketahui lahir dan besar di Bali.
Dalam sebuah kesempatan, Tony sendiri mengonfirmasi ikatan keluarganya dengan Indonesia.
“Ya. Saya Kakek saya lahir dan besar di Bali. Tetapi saya dan orang tua saya lahir di Belanda, Saya bergabung dengan Dordrecht sejak umur 13 tahun,” bunyi unggahan akun @futboll.Indonesia.
Sebelum mendapat panggilan dari Atletico, Tony tercatat sebagai penjaga gawang untuk tim FC Dordrecht U-15, sebuah klub yang juga menjadi tempat bernaung bagi talenta Indonesia lainnya, Mahesa Ekayanto.
Perjalanannya di dunia sepak bola dimulai sejak usia 9 tahun bersama SC Welberg.
Bakatnya yang menonjol membuatnya sempat berkelana untuk berlatih di beberapa klub berbeda, termasuk di klub Belgia, Waasland-Beveren serta di RKVV Roosendaal dan NAC Breda, sebelum akhirnya berlabuh di FC Dordrecht.
Kemudian kiper muda ini sempat pindah ke ADO Den Haag serta membela Feyenoord U-17.
Dilansir dari laman SC Welberg, kiper muda yang mengidolakan Justin Bijlow dan klub Feyenoord Rotterdam ini tinggal di Steenbergen bersama kedua orang tuanya, Toon Kouwen dan Corrina Kouwen.
Kesempatan trial di Atletico Madrid ini menjadi loncatan besar dalam kariernya dan membuka peluang bagi Timnas Indonesia untuk memantau salah satu talenta diaspora paling menjanjikan saat ini.
Berita Terkait
-
Dihajar 4 Gol di Babak Pertama, Hansi Flick Jabarkan Masalah Barcelona saat Hadapi Atletico
-
Pemandangan Langka, Atletico Madrid Hajar Barcelona Tanpa Ampun 4-0
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Diego Simeone Butuh Pemain Berpengalaman, Bek Manchester City Jadi Target Panas Atletico
-
Bos Klub Belanda Ungkap Ada Pemain Keturunan Indonesia dari Kampung tapi Skill Kota, Siapa Dia?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?