Suara.com - PSS Sleman harus puas hanya berbagi poin dengan PSM Makassar dalam laga pekan ke-28 BRI Liga 1 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (1/3/2022) malam. Tidak ada gol yang tercipta hingga pertandingan selesai.
Hasil 0-0 membuat PSS kini berada di peringkat 11 klasemen sementara Liga 1 2021/2022. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu mengoleksi 32 poin dari 28 pertandingan.
Sementara untuk PSM, hasil imbang memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka jadi tujuh pertandingan. Alhasil, posisi Juku Eja --julukan PSM-- semakin mengkhawatirkan di urutan 14 tabel klasemen dengan 30 poin.
PSM hanya selisih lima angka dari Persipura Jayapura yang ada di zona merah. Tentu saja ini cukup berbahaya bagi PSM.
Di Denpasar, duel kedua tim ini sudah cukup sengit sejak kick-off. PSS dan PSM sama-sama saling berusaha membongkar pertahanan lawan masing-masing.
Akan tetapi, kedua tim relatif minim kreativitas. Aliran bola lebih banyak berada di tengah lapangan.
Tidak ada peluang berarti yang diciptakan PSS maupun PSM di babak pertama ini. Alhasil, hingga turun minum skor 0-0 tidak berubah.
Jalannya babak kedua pun tidak jauh berbeda. PSS dan PSM masih saling berusaha memecah kebuntuan.
Adapun di paruh kedua ini PSS lebih mendominasi permainan. Wander Luiz dan kawan-kawan beberapa kali membahayakan pertahanan PSM, namun gol yang dinanti tak kunjung lahir.
Baca Juga: Link Live Streaming Persija Jakarta vs Persib Bandung, Duel Panas BRI Liga 1 Malam Ini
Di sisi lain, PSM lebih menunggu momentum untuk melakukan serangan balik. Apapun itu, hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan wasit skor kacamata tidak berubah.
Susunan Pemain:
PSS Sleman XI (4-3-3): Miswar Saputra; Bagus Nirwanto, Mario Maslac, Aaron Evans, Derry Rachman (Syaiful Ramadhan 51'); Kim Jeffrey Kurniawan, Misbakus Solikin, Ocvian Chanigio (Dave Mustaine 84'); Riki Dwi Saputro, Rivaldi Bawuo (Wander Luiz 51'), Irkham Zahrul Mila (Bagas Umar 90+2)
Pelatih: I Putu Gede (Indonesia)
PSM Makassar XI (4-3-3): Hilman Syah; Yance Sayuri, Ganjar Mukti, Erwin Gutawa (Hasyim Kipuw 65'), Dallen Doke; Rasyid Bakri, Manda Cingi, Muhammad Arfan; Delvin Rumbino (Friska Womsiwor 57'), Gol-gol Mebrahtu (Ferdinan Sinaga 76'), Yakob Sayuri
Pelatih: Joop Gall (Belanda)
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari
-
OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!
-
CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026
-
Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar
-
Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa
-
Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan