Suara.com - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Marco Verratti mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak bermain bertahan saat menghadapi Real Madrid di leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (9/3/2022) dini hari WIB.
Duel Real Madrid vs PSG akan tersaji di stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Les Parisiens unggul agregat 1-0 jelang pertandingan penuh gengsi ini.
Menurut Marco Verratti, PSG harus tampil fokus dan maksimal dalam laga nanti. Keunggulan tipis 1-0 tak boleh membuat mereka mengendurkan permainan.
Lebih dari itu, gelandang asal Italia tersebut menekankan bahwa PSG tak boleh tampil bertahan. Selain bertolak belakang dengan filosofi permainan, pendekatan itu bisa jadi bumerang.
"Saya pikir kami tidak bisa memikirkan soal leg pertama dan hasilnya terlalu banyak. Ini seperti kami memainkan babak pertama dan kami masih memiliki babak kedua untuk dimainkan," tegas Verratti dikutip laman resmi PSG.
"Kami memiliki keuntungan tipis tapi itu bukan berarti segalanya, kami tidak bisa terlihat bertahan, terutama karena itu bukan gaya permainan kami. Dan kami tidak tahu bagaimana melakukan itu," sambungnya.
Pada leg pertama, PSG mampu mengamankan kemenangan tipis atas Real Madrid dengan skor tipis 1-0 berkat gol larut yang dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit 90+4.
Di pertandingan leg kedua, PSG hanya membutuhkan hasil imbang menghadapi Real Madrid untuk memastikan satu tempat pada babak perempat final Liga Champions musim ini.
Meski punya modal berharga, Verratti mengatakan PSG harus kuat secara mental dan menjadi diri sendiri serta memainkan gaya permainan mereka ketika menghadapi tim sekelas Real Madrid.
Baca Juga: Cuma Dua Klub yang Diyakini Mampu Boyong Erling Haaland, Real Madrid dan Manchester City
"Saya pikir kami harus kuat secara mental, dan menjadi diri kami sendiri. Kami harus mencoba dan memainkan gaya bermain kami dan harus 100 persen, baik secara mental atau teknis," jelas Verratti.
Verratti lanjut menjelaskan, tampil sebanyak 80 persen tidak akan cukup ketika menghadapi Real Madrid karena Los Blancos tidak akan memberikan PSG apapun secara cuma-cuma, dan Les Parisiens perlu mengamankan kesempatan lolos ke perempat final Liga Champions.
"Kami perlu melakukan yang terbaik untuk menampilkan performa besar karena melawan Madrid 80 persen tidak akan cukup. Mereka tidak akan memberi kita apa pun secara gratis. Kami harus mendapatkan kualifikasi ini dan pergi ke sana untuk menang," terang Verratti, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Liga Champions: Bayern Munchen vs Salzburg, Laga Penuh Drama Tinggi
-
Penampilan Lawan Everton Bikin Conte Kini Yakin Tottenham Bisa Finis Empat Besar
-
Jelang Liverpool vs Inter, Nerazzurri Incar Gol Cepat untuk Balikan Keadaan
-
Liverpool vs Inter Milan: Klopp Wanti-wanti Potensi Comeback Nerazzurri
-
Jelang Real Madrid vs PSG, Kylian Mbappe Diragukan Tampil, Ini Sebabnya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Setelah Dean James, Nathan Tjoe-A-On Juga Digugat Soal Status Kewarganegaraan
-
Kiat John Herdman Cegah Pemain Timnas Indonesia Naik Berat Badan Pasca Libur Lebaran
-
Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
-
Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia
-
Dibuang STY Tak Dilirik Patrick Kluivert, John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas
-
Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho
-
Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis
-
Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun
-
Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia
-
Intip Fasilitas Hotel Sederhana yang Jadi Markas Inggris di Piala Dunia 2026