Suara.com - Antonio Conte berubah pikiran terkait kans Tottenham Hotspur finis mepat besar di klasemen Liga Inggris musim ini. Juru taktik asal Italia itu kini percaya diri The Lilywhites bisa mengamankan tiket ke Liga Champions.
Keyakinan Antonio Conte berubah setelah melihat Tottenham Hotspur tampil luar biasa cemerlang saat menjamu Everton dalam laga pekan ke-28 Liga Inggris, Selasa (8/3/2022) dini hari WIB.
Dalam pertandingan di Stadion Tottenham Hotspur itu, pasukan Antonio Conte berpesta pora. Mereka menghancurkan Everton arahan Frank Lampard dengan skor telak 5-0.
Sebelum laga ini, tepatnya pasca Tottenham kalah 0-2 dari Wolverhampton, Conte sempat mengatakan bahwa finis empat besar adalah target mustahil. Kini, pandangannya berubah 180 derajat.
"Perlombaan empat besar pasti dan kami ingin terlibat - kami menjadi lebih kuat dalam banyak aspek," kata Antonio Conte dikutip dari BBC, Selasa (8/3/2022).
“Kami harus mengambil tanggung jawab sekarang. Kami harus berjuang untuk mencapai posisi terbaik dan berjuang untuk tempat di Liga Champions."
“Pasti itu tidak akan mudah. Kami perlu memiliki ambisi dan saya pikir kami bisa melakukan ini, saya pikir kami siap untuk melakukan ini."
Conte menjelaskan bahwa impresi awal saat melatih Tottenham membuat dirinya kurang yakin bahwa tim London Utara itu punya kapasitas untuk bersaing di papan atas. Namun dengan beberapa kedatangan pemain baru, Tottenham dinilainya kini jauh lebih kuat.
“Sejak kedatangan saya di Tottenham, saya tidak tahu apakah itu bisa realistis, tetapi sekarang setelah berbulan-bulan kerja keras, saya pikir dua pemain [baru] [Dejan Kulusevski dan Rodrigo Bentancur] melengkapi skuat kami," tambahnya.
Baca Juga: Bulan Maret, Manchester United Lakoni Laga Berat Hadapi Tim-Tim Kuat
Tottenham Hotspur saat ini berada di peringkat tujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan 45 poin dari 26 laga. Mereka cuma terpaut tiga poin dari Arsenal di peringkat keempat.
Dibandingkan Manchester United dan West Ham yang berturut-turut duduk di peringkat lima dan enam, Tottenham lebih diuntungkan untuk bisa finis empat besar karena memiliki dua tabungan laga.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Liverpool vs Inter, Nerazzurri Incar Gol Cepat untuk Balikan Keadaan
-
Liverpool vs Inter Milan: Klopp Wanti-wanti Potensi Comeback Nerazzurri
-
Jelang Real Madrid vs PSG, Kylian Mbappe Diragukan Tampil, Ini Sebabnya
-
Hasil Liga Inggris: Tottenham Hotspur Bantai Everton 5-0
-
Antonio Conte: Tak Mudah Ubah Tottenham Hotspur
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati