Suara.com - Mengenal Bernard Antwi Bosiako, pengusaha tambang emas asal Ghana yang berhasrat mengakuisis Chelsea dari tangan taipan Rusia Roman Abramovich.
Belakangan muncul nama baru pada bursa calon pemilik baru Chelsea. Nama baru tersebut adalah konglomerat asal Afrika, Bernard Antwi Bosiako.
Antwi Bosiako secara terang-terangan mengatakan bahwa dirinya ingin mengakuisisi Chelsea. Bahkan ia telah melayangkan tawaran 3 miliar poundsterling atau Rp56,5 triliun.
Nilai yang ditawarkannya itu sejauh ini melebihi calon pembeli lainnya. Bahkan, angka yang diberikannya itu hanya berbeda tipis dengan permintaan Abramovich, yakni 4 miliar poundsterling (Rp74 triliun).
Meski belum menjadi pemilik baru Chelsea, Antwi Bosiako sudah memiliki rencana besar untuk The Blues, yaitu menduetkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Ia juga akan melepas Romelu Lukaku dan memboyong Vinicius Junior dari Real Madrid.
Munculnya nama Antwi Bosiako ke dalam bursa calon pemilik baru Chelsea serta keinginannya mendatangkan dua mega bintang sepak bola, membuat namanya melambung dan jadi perbincangan.
Lantas, siapakah sosok Bernard Antwi Bosiako sebenarnya?
Pebisnis dan Politisi Ghana
Baca Juga: Pengusaha Tambang Emas Ghana Tawar Chelsea Rp56,5 Triliun dan 4 Berita Bola Terkini
Bernard Antwi Bosiako lahir pada 1 Mei 1976 silam di Amerika Serikat.
Ia menjabat manajer keuangan dan juga turut ambil bagian dalam bisnis penambangan emas di Afrika dan juga stasiun TV.
Bernard Antwi Bosiako juga seorang politisi. Ia merupakan pimpinan Partai National New Patriotic. Karenanya ia dianggap sebagai salah satu pria paling sejahtera di Ghana.
Tak diketahui berapa total kekayaan yang dimilikinya sehingga berani memberikan penawaran sebesar Rp56 triliun untuk membeli Chelsea.
Hanya saja, diketahui Antwi Bosiako memiliki 100 rumah dan disebut-sebut sebagai salah satu orang terkaya di dunia saat ini.
Tim Bolatimes.com sendiri mencoba untuk menelusuri profilnya di laman Forbes, andai dirinya masuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia.
Berita Terkait
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Tersisih dari Piala Dunia, Cole Palmer dan Joao Pedro Justru Tampil di Film Confessions II
-
Mike Maignan Dibidik Chelsea, AC Milan Pasang Harga Selangit
-
Mampukah Ghana Ulangi Kejutan Edisi 2010? Intip Skuad Mewah Black Stars di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti