Suara.com - Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana meminta pasukan Singo Edan untuk bisa menyapu bersih kemenangan dalam tiga laga sisa BRI Liga 1 2021/22.
Dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, Gilang mengatakan bahwa skuad Arema FC untuk bisa menjaga kehormatan Singo Edan dan para pendukung yang biasa dikenal dengan julukan Aremania itu.
"Ini pesan serius dari saya untuk Arema FC. Sadarlah, sisa pertandingan musim ini tidak banyak. Tapi saya meminta dengan hormat, hormatilah nama Arema FC, hormatilah suporter kita dengan mati-matian merebut kemenangan pada sisa pertandingan," kata Gilang.
Gilang menjelaskan, tim kebanggaan warga Malang Raya tersebut memang sudah tidak mungkin untuk menjadi juara liga musim ini, tetapi ia meminta skuad Arema FC untuk bisa bertarung mati-matian pada tiga laga terakhir musim ini.
Gilang menegaskan bahwa dirinya ingin Arema FC pada akhir musim bisa menjadi tim terbaik di Jawa Timur. Ia mengharapkan skuad Singo Edan memiliki motivasi yang besar untuk bisa memenangkan tiga laga terakhir tersebut.
"Akhiri musim ini sebagai tim terbaik dari Jawa Timur, caranya, menang, menang, menang! Tidak ada kompromi dan alasan lagi," katanya.
Setelah bertarung ketat, jelang penghujung musim Liga 1 Indonesia Arema FC harus mengakhiri persaingan perebutan juara pada pekan ke-31. Beberapa poin krusial untuk bisa menjaga peluang menjadi juara, terpaksa hilang karena kekalahan.
Pada lima laga terakhir, Arema FC hanya mampu mengantongi satu poin penuh saat melawan PS Barito Putera dengan skor 2-1. Sementara pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Persib Bandung dan Bali United, Singo Edan mengalami kekalahan.
Kini tim Singo Edan berada di urutan ke-5 klasemen sementara dengan meraih 58 poin. Pada puncak klasemen dikuasai oleh Bali United dengan 69 poin, diikuti Persib Bandung dengan 66 poin, Bhayangkara FC dengan 59 poin dan Persebaya Surabaya dengan 59 poin.
Baca Juga: Fakta Bali United yang Langsung Melesat Ketika Liga 1 Bergulir di Bali
Pada laga berikutnya Arema FC akan berhadapan dengan Borneo FC, Persikabo 1973 dan laga terakhir melawan PSM Makassar.
Berita Terkait
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
-
Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi
-
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg
-
Arema FC Resmi Berpisah dengan Kiper asal Brasil
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026
-
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan
-
Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius
-
Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
-
Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka