Pada 2016, bakatnya tercium oleh Benfica yang kemudian merekrutnya dan memasukkannya ke tim B atau tim muda klub berjuluk The Eagles itu.
Sebelum bergabung Benfica, Mandava mengalami situasi sulit, di mana karier sempat terhenti pada 2015. Hal tersebut membuatnya memutuskan berpetualang ke Eropa.
Pergi ke Eropa pun bukanlah perkara mudah bagi Mandava. Sebab, ia merupakan anak yatim dan ibunya tengah sakit-sakitan di kampung halamannya.
Hingga akhirnya Benfica menawarinya untuk bergabung yang kemudian membuat kariernya berlanjut hingga saat ini.
Di Benfica, Mandava berkawan karib dengan Jonas Goncalves yang merupakan pemain senior di tubuh tim berjuluk The Eagles itu.
Lewat Goncalves, Mandava pun mulai memahami budaya di Portugal, teknik bermain dan membuat dirinya merasa tak asing di negeri orang.
Di Benfica pun jalan karier Mandava tak selamanya baik. Ia sempat dipinjamkan ke Fafe dan juga SC Covilha, hingga akhirnya pada 2018 dirinya dilepas sepenuhnya oleh The Eagles.
Usai dilepas, Mandava membela klub Portugal lainnya yakni Belenenses. Hanya setahun berselang, dirinya kemudian dipinjamkan ke raksasa Prancis, Lille.
Penampilannya yang apik membuat Lille pun lantas mengaktifkan klausul pembelian secara permanen dengan mahar 3 juta euro (Rp47 miliar).
Baca Juga: Karena 4 Faktor Ini, Arsenal Diyakini Bakal Gagal Finis di Zona Liga Champions Musim Ini
Kepercayaan yang diberikan Lille membuat Mandava tampil apik hingga berhasil membawa Les Dogues meraih titel Ligue 1 pada musim 2020/21 dan Piala Super Prancis pada musim 2021/22.
Penampilan apiknya bersama Lille membuat Atletico Madrid tergoda memboyongnya. Pada Januari 2022, Los Rojiblancos pun resmi memboyong Mandava.
Mandava diboyong dengan harga 3 juta euro oleh Atletico untuk menggantikan peran Kieran Trippier yang minggat ke Newcastle United.
Sejak kedatangannya ke Wanda Metropolitano, Mandava selalu menjadi pilihan Diego Simeone. Tercatat sembilan penampilan telah ia buat bagi Atletico, baik di pentas La Liga Spanyol maupun Liga Champions.
Penulis: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
-
Alarm Portugal Jelang Hadapi Spanyol, Statistik Miris di Balik Gol Bersejarah Ronaldo
-
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik
-
Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Roger Milla, Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus
-
Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!