Suara.com - Persela Lamongan resmi terdegradasi ke Liga 2 musim depan. Hal ini diketahui usai Barito Putera mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-0.
Barito Putera berhasil mengamankan tiga poin usai menang 2-0 kontra Persik Kediri dalam pekan ke-32 Liga 1, Sabtu (19/3/2022). Kemenangan ini membuka Laskar Antasari selamat dari degradasi.
Nasib baik Barito Putera ini berimbas buruk bagi Persela. Pasalnya tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini harus turun kasta.
Pasalnya kini Persela Lamongan berada di posisi ke-17 dengan torehan 21 poin. Dengan hanya sisa tiga laga yang dimainkan, perolehan poin mereka tak mungkin menyalip Barito Putera yang ada di posisi aman.
Terdegradasinya Persela ini kemudian membuat netizen memberikan semangat. Hal itu terlihat dalam unggahan terakhir di Instagram Laskar Joko Tingkir.
"Tetap semangat Joko Tingkir," komentar reza***
"Semangat Persela, cepat kembali ke kasta Liga 1," tulis afim***
"Tetap semanga dan berbenah," seru dzul***
Sementra itu, degradasi ini menjadi yang pertama baagi Persela sejak 2004 silam. Mereka telah bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia 18 tahun terakhir.
Baca Juga: Bagusnya Tempat Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-19 di Korea Selatan
Selain Persela, satu klub yang lebih dulu terdegradsi adalah Persiraja Banda Aceh. Kemudian Barito Putera dan Persipura masih berebut satu tiket untuk bertahan di Liga 1.
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Barito Putera Pecundangi Persik Kediri di Gianyar
-
Hadapi Persiraja, Liestiadi Ingatkan Persikabo Tidak Pandang Lawan Sebelah Mata
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Barito Putera, Segera Kick Off
-
Profil Renan Silva, Pemain Madura United yang Enggan Selebrasi Usai Menjebol Gawang Persija Jakarta
-
Lupakan Kekalahan dari PSIS Semarang, Pelatih PSS Sleman Minta Pemain Fokus Hadapi Persipura
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera