Suara.com - Sejumlah pesepak bola keturunan Indonesia ternyata justru memilih memperkuat tim nasional negara lainnya. Keputusan ini diambil karena alasan yang cukup beragam.
Beberapa pesepak bola memilih untuk berseragam tim nasional negara lain karena mereka lahir dan dibesarkan di negara tersebut meski memiliki keturunan Indonesia.
Selain itu, ada pula yang saat ini berkarier di Eropa dan memiliki kiprah yang cukup mentereng. Pemain ini juga tengah dirayu oleh PSSI agar mau memperkuat timnas Indonesia.
Pasalnya, selama belum mencatatkan penampilan bersama tim nasional senior di negara tersebut, mereka masih bisa memiliki peluang memperkuat timnas Indonesia.
Berikut Suara.com menyajikan enam pesepak bola keturunan Indonesia yang memutuskan untuk memperkuat negara lain.
1. Taufik Suparno (Singapura)
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, nama Taufik Suparno tampaknya cukup asing. Pemain yang kini berkarier di Liga Singapura itu ternyata memiliki garis keturunan Indonesia.
Ayah kandung Taufik berasal dari Jawa. Namun, penyerang Tampines Rovers itu tercatat lahir di dan dibesarkan di Singapura.
Sejak meniti kariernya di Negeri Singa, pemain yang kini telah berusia 26 tahun itu sudah pernah mendapatkan panggilan dari timnas Singapura pada tahun 2015.
Baca Juga: 5 Pesepak Bola Indonesia yang Menikah dengan Artis
Namun, pada dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia melawan Jepang dan Suriah itu, dia tak sekalipun dimainkan oleh pelatih Bernd Stange.
2. Andri Syahputra (Qatar)
Pesepak bola kelahiran Lhokseumawe, Andri Syahputra, sempat menjadi perbincangan netizen Indonesia. Sebab, ia justru memilih untuk memperkuat timnas Qatar ketimbang Indonesia.
Sejak memulai perjalanan di dunia sepak bola, Andri Syahputra memang sudah mengawalinya di Qatar bersama Al Khor dan Al-Gharafa.
Pada tahun 2019 lalu, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini sempat memperkuat timnas Qatar U-20 pada ajang Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Polandia.
3. Massimo Luongo (Australia)
Tag
Berita Terkait
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung