Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani melaporkan update proses naruralisasi Sandy Walsh dan kawan-kawan. Menurutnya, proses masih nyangkut alias tertahan di Kemenkumham.
Seperti diberikan sebelumnya, proses belum bisa lanjut karena ada persyaratan yang belum dipenuhi. Itu berupa surat keterangan perpindahan kewarganegaraan dari asal sang pemain.
Adapun saat ini tengah ada tiga pemain yang sedang diperjuangan agar proses naturalisasi cepat selesai supaya bisa tampil bersama Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Selain Sandy Walsh, ada lagi Jordi Amat dan Shayne Pattynama. Namun, ketiganya belum punya surat keterangan tersebut dari negara asal mereka masing-masing.
Hal inilah yang membuat proses naturalisasi terhambat. Padahal, Kualifikasi Piala Asia 2023 akan bergulir Juni mendatang.
"Proses naturalisasi pemain keturunan atas nama Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama sampai saat ini masih berada di Direktorat Tata Negara, Kemenkumham," tulis Hasani Abdulgani di Instagram miliknya, Senin (28/3/2022).
Lebih lanjut, Hasani mengaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali sampai turun tangan. Sosok asal Gorontalo itu mengirimi surat ke perwakilan negara yang bersangkutan.
"Bapak Menpora (Zainudin Amali) sudah membantu dengan menyurati perwakilan negara asal pemain tersebut untuk meminta surat keterangan seperti yang dimintakan pihak Kemenkumham."
"Semoga saja mendapatkan respons yang cepat," sambung sosok yang juga seorang pengusaha tersebut.
Baca Juga: Ketum PSSI Minta Timnas U-19 Jaga Fokus Usai Menang Perdana di Korsel
Berita Terkait
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas
-
PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?
-
Kapan Timnas Indonesia vs Prancis? Erick Thohir Buka Suara Kans Jay Idzes Hadapi Mbappe
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!