Suara.com - Pelatih sementara PSIS Semarang Achmad Resal mengatakan pemain-pemainnya tengah dilanda kejenuhan tinggi menjelang laga menghadapi Persela Lamongan pada pekan terakhir Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (29/3/2022), namun siap menghadapi laga ini.
"Pertama kita di sini tetap bersama-sama dengan pemain, saya tahu kondisi sekarang pemain dalam titik kejenuhan yang sangat tinggi," ujar Achmad dalam konferensi pers virtual, Senin (28/3/2022).
Achmad menegaskan bahwa dia dan rekan-rekan staf pelatih akan berusaha menjaga semangat para pemain agar tampil maksimal dalam pertandingan melawan Persela sehingga memperoleh hasil terbaik.
PSIS Semarang berada pada posisi ke-8 klasemen Liga 1 Indonesia dengan 43 poin dari 33 pertandingan. Kemenangan bisa mengatrol mereka ke posisi 7.
"Di sini saya bersama teman-teman staf pelatih berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga mood pemain dan tetap kita menargetkan untuk kemenangan besok," terang Achmad seperti dimuat Antara.
Mengenai lawannya, dia menyebut Laskar Joko Tingkir tim yang bagus dan patut diwaspadai karena memiliki kualitas merata di setiap lini.
Senada dengan Achmad, pemain PSIS Hari Nur Yulianto mengatakan seluruh skuad Mahesa Jenar telah siap menghadapi Persela dan berusaha mengamankan tiga poin.
"Untuk saya sendiri, saya sebagai pemain untuk pertandingan besok kita siap dan berharap besok kita bisa happy ending," kata Hari.
Baca Juga: Gareth Southgate Pahami Keputusan Wilfried Zaha Pilih Pantai Gading Ketimbang Timnas Inggris
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Pemain Keturunan Indonesia Bawa Kabar Buruk, Kini Pemain Berdarah Saparua Timur Maluku
-
5 Pemain Diaspora Timnas Indonesia yang 'Diharamkan' Main di Super League
-
4 Pemain Baru Bisa Jadi Solusi Atasi Badai Cedera Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Rekan Seangkatan Naturalisasi Gabung Klub Super League, Justin Hubner Justru Menyala di Eropa
-
Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Menggila di China, Klubnya Selangkah Lagi Tembus Final ACLE
-
Prediksi Semifinal Copa del Rey Atletico Madrid vs Barcelona: Mental Juara Blaugrana Diuji
-
Tertinggal 6 Poin dari Persib, Seberapa Besar Kans Persija Juara Musim Ini?
-
Aturan Baru AFC Jegal Timnas Indonesia ke Asian Games 2026, Apa Itu?
-
Penyebab Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026
-
Napoli Disingkirkan Klub Orang Indonesia, Antonio Conte Ngamuk ke Wasit