Suara.com - Melihat kembali momen di mana Timnas Futsal Indonesia mampu menghajar Myanmar jelang pertemuan kedua tim di Piala AFF Futsal 2022.
Dalam hitungan jam, timnas futsal Indonesia akan berhadapan dengan Myanmar di babak empat besar atau semifinal Piala AFF Futsal 2022, Jumat (8/4).
Jelang pertemuan kali ini, anak asuh Mohammad Hashemzadeh menatap laga dengan kepala tegak, mengingat perbedaan ranking dan rekor yang dimiliki.
Berdasarkan ranking di Asia, timnas futsal Indonesia unggul dengan menduduki peringkat ke-10 dan Myanmar hanya menempati peringkat ke-17.
Sedangkan untuk kancah dunia, Indonesia berada di peringkat ke-45, unggul jauh atas Myanmar yang menempati peringkat ke-78 dunia.
Selain karena rekor, timnas futsal Indonesia juga punya catatan apik dalam sejarah pertemuannya dengan Myanmar di kancah Piala AFF Futsal.
Tercatat timnas futsal Indonesia dan Myanmar telah berjumpa sebanyak sembilan kali di Piala AFF Futsal sejak 2005 silam.
Dalam jumlah pertemuan tersebut, Indonesia mampu memenangi tujuh kali pertandingan dan meraih dua kekalahan saja dari Myanmar.
Dari jumlah tujuh kemenangan itu, terdapat satu laga di mana timnas futsal Indonesia benar-benar menghajar Myanmar tanpa ampun, tepatnya pada 2018 silam saat tim Merah Putih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala AFF Futsal.
Baca Juga: Rekor Pertemuan Timnas Futsal Indonesia Vs Myanmar
Bantai Myanmar Tanpa Ampun
Pada 2018 lalu, timnas futsal Indonesia bersua dengan Myanmar di pertandingan pertama grup A, tepatnya pada 5 November 2018.
Dalam laga itu, timnas futsal Indonesia berhasil menghajar Myanmar dengan skor 5-1 lewat dua gol Bambang Bayu Saptaji dan dua gol Andri Kustiawan serta satu gol dari Marvin Alexa.
Saat itu, Bayu Saptaji membuka skor untuk Indonesia di menit ketiga, yang kemudian berhasil disamakan oleh Min Tun enam menit berselang.
Namun kedudukan imbang itu tak bertahan lama setelah Andri Kustiawan berhasil membawa Indonesia kembali unggul di menit ke-15.
Gol dari Andri Kustiawan ini kemudian disusul oleh gol Marvin Alexa dua menit berselang dan Bayu Saptaji tiga menit berselang.
Berita Terkait
-
Sindikat Scam Myanmar Jerat Ribuan WNI, Modus Kerja Ilegal Lewat Thailand
-
Kronologis Ayu dan Susi Disekap di Myanmar, Berawal dari Butuh Kerja
-
Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta
-
Brasil Tangguh! Timnas Futsal Indonesia U-17 Digelontor Sembilan Gol di Spanyol
-
Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara Direkrut Klub Liga Polandia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto