Berpikir cepat dari set piece
Satu-satunya momen menyerang Atlético Madrid pada leg pertama di Etihad datang lewat lemparan ke dalam yang dilepaskan Reinildo Mandava.
Situasi itu sempat memberikan Atletico Madrid peluang di mana Joao Felix yang mendapatkan bola mampu melewati Ilkay Gundogan. Namun, tak ada pemain Atletico lain yang menyambut aksi Felix.
Dengan tampil di kandang, para pemain Atletico diharapkan bisa lebih berinisiatif untuk mencari posisi ketika mereka tengah dalam skema set piece atau bola mati yang menguntungkan.
Berharap dukungan suporter
UEFA membuat Atletico Madrid kian dalam posisi sulit setelah pada Senin (11/4/2022) meminta duel kontra City tak dihadiri penonton setelah sejumlah kecil pendukung Atletico tertangkap kamera melakukan hormat Nazi di leg pertama.
Atletico tengah mengajukan banding atas sanksi tersebut dengan alasan hukuman itu muncul hanya 48 jam sebelum leg kedua di mana tiket sudah habis terjual.
Berita Terkait
-
Tuchel Akui Chelsea Butuh Keajaiban untuk Singkirkan Real Madrid
-
5 Fakta Menarik Jelang Duel Bayern Munich vs Villarreal di Liga Champions
-
Belajar dari Leg Pertama, Thomas Tuchel Pastikan Chelsea Siap Berlaga di Markas Real Madrid
-
Carlo Ancelotti Mentahkan Mind Games Thomas Tuchel Jelang Real Madrid vs Chelsea
-
Hadapi Real Madrid, Tuchel Minta Chelsea Belajar dari Kekalahan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif