Suara.com - Burnley memecat manajer Sean Dyche di tengah perjuangan berat menghindari degradasi dari Liga Premier, demikian diumumkan klub Inggris itu pada Jumat (15/4/2022).
Selain Dyche, Burnley juga memberhentikan sejumlah staf pelatih lainnya seperti asisten manajer Ian Woan, pelatih tim utama Steve Stone dan pelatih kiper Billy Mercer.
Keputusan ini membuat Dyche mengakhiri tenor panjangnya di Burnley yang sudah berlangsung nyaris satu dasawarsa sejak Oktober 2012.
Selama bermarkas di Turf Moor, Dyche dua kali sukses membawa Burnley promosi ke kasta tertinggi, bahkan ia juga mengantarkan The Clarets tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak 51 tahun lamanya.
Itu terjadi setelah Burnley finis di urutan ketujuh Liga Premier 2017/18 dan memperoleh tiket fase kualifikasi Liga Europa 2018/19.
Sayangnya perjalanan itu hanya berlangsung singkat sebab langkah Burnley terhenti di fase playoff kualifikasi di mana mereka kalah agregat 2-4 melawan Olympiakos.
Burnley mengawali musim ini dengan buruk dan harus menunggu hingga akhir Oktober untuk memetik kemenangan pertama mereka yang berjarak nyaris empat bulan dengan raihan tiga poin berikutnya.
Sepanjang musim, Burnley baru menang empat kali dan kini terdampar di urutan ke-18 klasemen dengan torehan 24 poin dari 30 pertandingan serta tertinggal empat poin di bawah Everton.
"Hasil musim ini mengecewakan, dan sementara ini adalah keputusan sulit, dengan delapan pertandingan sisa yang penting, kami merasa ini perlu dilakukan untuk memberikan skuad kami peluang terbaik bertahan di Liga Premier," kata pemilik Burnley Alan Pace dikutip Antara dari situs resmi klub.
Baca Juga: Profil Romain Saiss, Pemain Muslim Wolves yang Taat Menjalankan Ibadah Puasa
Pace juga memastikan timnya akan segera mencari pengganti untuk Dyche dalam waktu dekat.
Sedangkan untuk pertandingan kontra West Ham United pada Minggu (17/4) besok, Burnley akan dipimpin oleh pelatih tim U-23 Mike Jackson dibantu direktur akademi Paul Jenkins, pelatih kiper tim U-23 Connor King serta kapten Ben Mee.
Berita Terkait
-
Sir Jim Ratcliffe Ungkap Alasan Belum Permanenkan Michael Carrick
-
Aston Villa Siapkan Bek Kanan Muda untuk Hadapi Manchester United
-
Libas Everton, Arsenal Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
-
Joao Pedro: Tahun Pertama Saya di Chelsea Sangat Spesial
-
Tottenham Diambang Degradasi, Igor Tudor Diganti Robbie Keane? Glenn Hoddle Siap Turun Gunung
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fabio Lefundes: Menurut Kalian, Apakah Persib Bandung Punya Kualitas yang Buruk?
-
Profil Simon Grayson, Asisten Pelatih Timnas Indonesia yang Baru
-
Pelatih Borneo FC Akui Harus Peras Keringat Lebih Demi Kalahkan Persib Bandung
-
Borneo FC vs Persib, Federico Barba Antisipasi Juan Villa dan Mariano Peralta
-
Kondisi Terkini Ole Romeny Usai Dibilang Cedera Parah, Sumardji Sudah Tanya Langsung
-
Elkan Baggott Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia, Sumardji Bongkar Alasan John Herdman
-
Persib Bandung Tanpa Thom Haye saat Hadapi Borneo FC, Bojan Hodak Buka Suara
-
Bojan Hodak Ungkap Dua Pemain Borneo FC yang Perlu Diwaspadai
-
Ryo Matsumura Bersinar, Bhayangkara FC Siap Permanenkan dari Persija Jakarta
-
Persija Pincang Lawan Dewa United, Mauricio Souza Tetap Percaya Diri