Pada tahun 1991, Thomas Doll menyeberang ke Lazio dan bermain selama tiga tahun, kemudian ke Eintracht Frankfurt selama dua tahun, ke Bari selama dua tahun, hingga akhirnya kembali ke Hamburg SV dan menutup karier pada 2001.
Usai gantung sepatu, Thomas Doll pun bergabung staf kepelatihan Hamburg SV, di mana ia menukangi tim cadangan pada tahun 2002, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai pelatih tim utama pada 2004.
Penunjukkan Thomas Doll sebagai pelatih tim utama sempat membuahkan hasil, di mana ia mampu membawa Hamburg SV terbebas dari degradasi.
Selain itu, di tangannya Hamburg SV mampu menjuarai Intertoto Cup dan mampu membawa timnya finis peringkat ketiga di musim 2005-2006, yang membuat mereka otomatis bermain di Liga Champions 2006-2007.
Sayangnya, keberhasilan itu tak diteruskan Hamburg SV di musim 2006-2007. Hingga akhirnya Thomas Doll pun dipecat pada 1 Februari 2007.
Pemecatan itu pun membuat Borussia Dortmund lantas meminang Thomas Doll dan menjadikannya pelatih utama di 13 Maret 2007.
Namun perjalanan Thomas Doll di Dortmund yang bertahan lama. Setahun kemudian, tepatnya pada 19 Mei 2008, pelatih berusia 56 tahun ini dipecat.
Pemecatan itu membuat Thomas Doll menganggur. Hingga akhirnya di tahun 2009, tim asal Turki Genclerbirligi Ankara merekrutnya hingga 2010.
Thomas Doll pun sempat mencari peruntungan ke Asia, di mana ia menukangi Al Hilal. Tapi perjalanannya dengan tim asal Arab Saudi itu hanya berlangsung enam bulan saja dari Juli 2011 hingga Januari 2012.
Baca Juga: Dilepas Persija, Salman Alfarid Langsung Gabung Persebaya Surabaya
Thomas Doll pun kembali ke Eropa dan menukangi tim Hungaria, Ferencvaros. Tak disangka, di tim ini kariernya berjalan cukup lama.
Total hampir lima tahun sejak Desember 2013 hingga Agustus 2018 Thomas Doll menukangi Ferencvaros, hingga dirinya berhasil meraih empat gelar domestik yakni tiga gelar Piala Hungaria, dan satu gelar Liga Hungaria.
Setelahnya ia pulang kampung ke Jerman dan menukangi Hannover 1996 selama enam bulan saja, yakni sejak Januari 2019 hingga Juni 2019.
Gagal di Jerman, Thomas Doll kemudian berlabuh ke Siprus dan menukangi APOEL Nicosia hingga Desember 2019.
Usai menganggur cukup lama sejak terakhir kali menukangi APOEL Nicosia, kini Thomas Doll pun dipilih oleh Persija Jakarta sebagai nahkoda barunya.
Thomas Doll diikat Persija selama tiga tahun, di mana perannya tak hanya sebagai pelatih saja, melainkan manajer tim. [Felix Indra Jaya]
Tag
Berita Terkait
-
Tak Hanya Jadi Pelatih Persija, Thomas Doll Juga Isi Jabatan yang Sebelumnya Dipegang Bambang Pamungkas
-
Kocak! Tagar Thomas Doll Out Muncul Meski Baru Diresmikan Persija Jakarta, Warganet: Pemanasan Dulu
-
Thomas Doll Merasa Terhormat Bisa Melatih Persija Jakarta
-
Resmi! Thomas Doll Menjadi Pelatih Persija Jakarta
-
Siapa Thomas Doll, Pelatih Baru Persija? Eks Pemain Lazio dan Rekan Setim Jurgen Klinsmann
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA