Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sudah memberikan saran terhadap pelatih Ansan Greeners, Cho Min-kook soal posisi bermain Asnawi Mangkualam. Namun, pelatih Green Wolves itu masih enggan menerapkannya.
Asnawi Mangkualam diberi kesempatan bermain ketika Ansan Greeners menghadapi Daejon Hana Citizen dalam lanjutan K League 2 pada Minggu (24/4/2022).
Pemain asal Makassar itu diturunkan sebagai pemain pengganti pada menit ke-27. Cho Min-kook memintanya bermain di sayap kanan.
Posisi tersebut kemudian disoroti oleh Shin Tae-yong. Sejatinya, akan bagus jika memainkan Asnawi di posisi bek kanan, tapi hal itu tak dilakukan pelatih Ansan Greeners.
"(Timnas Indonesia) punya penyerang sayap yang bermain di Eropa, sehingga Asnawi dapat dipakai untuk bertahan. Di Asia Tenggara, ia pemain bertahan yang berkelas. Kalau punya lima pemain seperti Asnawi, kita bisa langsung menang," ucap Shin Tae-yong dikutip dari Chosun.
Ia kemudian mengaku heran mengapa Cho Min-kook masih memaksa Asnawi untuk bermain lebih menyerang. Akan tetapi, Shin Tae-yong tak mau memaksa karena itu sudah ranahnya pelatih.
"Saya sudah memberi tahu pelatih Ansan bahwa akan baik menggunakan Asnawi sebagai bek sayap kanan untuk formasi tiga bek. Namun, itu adalah otoritas pelatih untuk menggunakan pemain tergantung tim," sambung pelatih berusia 51 tahun ini.
Sementara itu, sayang sekali Ansan Greeners mengalami kekalahan, meski disaksikan langsung oleh Shin Tae-yong. Asnawi dkk kalah dramatis dari lawannya.
Sebab, gol Ansan Greeners sempat dianulir. Di sisi lain, Daejon Hana Citizen berhasil mencetak gol di masa injury time hingga skor menjadi 2-1.
Baca Juga: Jadwal Liga Malaysia Diubah, Sabah FC Belum Tentu Lepas Saddil Ramdani ke Timnas Indonesia U-23
Berita Terkait
-
Sambil Menyelam Minum Air, Shin Tae-yong Pantau Asnawi Mangkualam Sekaligus Lawan Timnas Indonesia U-23
-
Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman dan Asnawi Mangkualam Perkuat Timnas Indonesia di SEA Games 2021
-
Main Starter, Ansan Greeners Ekspos Momen Asnawi Mangkualam Ubrak-abrik Pertahanan Lawan
-
PSSI Pastikan Egy, Witan Sulaeman dan Asnawi Mangkualam Gabung Timnas Indonesia U-23
-
Demi Performa Terbaik, Ansan Greeners Perlakukan Asnawi Mangkualam dengan Spesial
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Emil Audero Ungkap Alasan Lanjutkan Laga Saat Jadi Korban Petasan Lawan Inter Milan
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa