Suara.com - AC Milan memiliki peluang besar untuk menjuarai Serie A 2021/2022 meskipun bisa tertinggal satu poin dari pesaing terdekatnya.
Saat ini, AC Milan memang berada di puncak klasemen sementara Serie A 2021/2022 seusai menang tipis dengan skor 2-1 atas Lazio.
Dengan tambahan tiga poin itu, AC Milan mengoleksi 74 poin dari 34 laga. Namun, jumlah ini hanya terpaut dua poin dari Inter Milan yang duduk di urutan kedua.
Akan tetapi, Inter Milan baru memainkan 33 laga. Jika mereka mampu menang atas Bologna, maka Inter Milan akan kembali merebut puncak klasemen dan unggul satu poin atas AC Milan.
Meskipun demikian, AC Milan tetap diyakini mampu meraih gelar juara Serie A 2021/2022 kendati mereka kalah selisih satu poin dari Inter Milan.
Setidaknya, ada beberapa alasan yang membuat I Rossoneri tetap memiliki peluang untuk meraih gelar juara Serie A 2021/2022.
Berikut Suara.com menyajikan tiga alasan yang membuat AC Milan bisa tetap menjuarai Serie A 2021/2022.
1. Inter Milan Juga Fokus Coppa Italia
Berbeda dengan AC Milan yang kini tinggal menjaga fokusnya untuk menyelesaikan Serie A 2021/2022, Inter Milan masih harus menghadapi Coppa Italia.
Baca Juga: Comeback AC Milan Atas Lazio Berujung Tiket Liga Champions, Pioli: Kami Patut Puas dan Bahagia
Mereka dijadwalkan menghadapi Juventus pada partai final Coppa Italia 2021/2022 di tengah perjuangannya untuk meraih gelar juara Liga Italia.
Dengan demikian, fokus Inter Milan kini justru terpecah pada dua ajang yang berbeda. Jika tak berhati-hati, mereka justru akan kehilangan keduanya.
2. Ambisi Akhiri Puasa Gelar
Salah satu motivasi terbesar bagi AC Milan untuk segera meraih gelar juara Serie A 2021/2022 ialah karena pencapain mereka.
Sebab, I Rossoneri sudah puasa gelar juara Liga Italia selama beberapa musim terakhir. Paceklik gelar ini tak kunjung berakhir.
AC Milan tercatat terakhir kali meraih gelar juara Serie A ialah pada edisi 2010/2011. Sejak saat itu, mereka selalu absen merengkuh trofi kompetisi domestik.
Berita Terkait
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Inter Milan vs Lazio: Chivu Ingatkan Ancaman Balas Dendam di Final Coppa Italia
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Futsal Indonesia Diundang Cupa Del Mundo 2026, Bakal Tantang Brasil
-
Masih Banyak Pelatih Lain! Legenda Real Madrid Tolak Mourinho Balik ke Bernabeu
-
Dapat Tawaran Menggiurkan Bernardo Silva Telepon Ronaldo Kulik-kulik Soal Juventus
-
Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf usai Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Pelatih Yordania Berharap Lionel Messi Tampil di Piala Dunia 2026
-
Rizky Ridho Pastikan Hubungannya dengan Beckham Putra Masih Bersahabat Usai Persija vs Persib
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Rizky Ridho Akui Musim Ini Persija Jauh dari Harapan