Suara.com - Manajer Crystal Palace Patrick Vieira mengungkapkan targetnya di musim depan jelang laga menghadapi Everton pada pekan tunda ke-33 Liga Inggris di Stadion Goodison Park, Liverpool, Jumat (20/5/2022) dini hari WIB.
Dikutip Antara dari situs resmi klub, Kamis (19/5/2022), Vieira mengatakan target mereka adalah untuk bisa menerapkan taktik yang fleksibel kepada pemainnya di musim depan.
Menurutnya, saat ini pemainnya sudah paham dengan sistem yang ingin ia terapkan dan hal itu tergambar pada pertandingan menghadapi Aston Villa di Liga Inggris pekan lalu.
"Ada sesuatu yang ingin kami bawa menuju musim depan. Ini cukup menarik untuk memiliki semacam fleksibilitas. Setiap kami bermain musim ini," terang Vieira.
"Saya merasa pemain merasa nyaman untuk bermain sebagai sistem juga. Ini selalu bagus untuk memiliki semacam opsi seperti ini. Apa yang penting bagi saya adalah memilih satu atau lainnya, pemain merasa nyaman untuk bermain," sambungnya.
Berbeda dengan beberapa tim yang berada di sekitar mereka pada klasemen musim ini, Crystal Palace memiliki selisih gol yang lebih baik.
Bagi Vieira, menemukan pendekatan taktik yang tepat adalah sesuatu yang krusial untuk memaksimalkan potensi dari sisi mereka, sebagai pihak yang ia harapkan akan terus bekerja sama sebagai satu kesatuan yang kompak.
"Ini selalu tentang mencoba menemukan keseimbangan yang tepat antara menyerang dan bertahan. Kami berhasil mencetak beberapa gol, tetapi saya pikir kami harus mencetak lebih banyak lagi," terang Vieira.
"Di sisi lain, secara defensif, kami lebih solid karena pemain depan kami melakukan bagian mereka. Secara kolektif itu membuat kami lebih kuat. Wilfried (Zaha) adalah contoh sempurna. Cara dia menguasai bola membantu kami menjadi lebih positif sebagai sebuah tim. Kami perlu membawa ini ke musim depan dan mencoba menjadi sedikit lebih kuat," sambungnya.
Saat ini, Crystal Palace berada di posisi ke-13 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 45 poin dari 36 pertandingan dan memiliki selisih gol empat.
Berita Terkait
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Bek Baru Tottenham, Beban Berat Marcos Senesi Mengembalikan Kejayaan The Lilywhites Musim Depan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026