Suara.com - Barcelona gagal menjuarai kompetisi Liga Champions putri 2021/2022 usai keok dari Olympique Lyon dengan skor telak 3-1. Laga final digelar di Stadion Juventus, Torino, Italia, Minggu (22/5/2022) dini hari WIB.
Lyon langsung unggul tiga gol berkat Amandine Henry, Ada Hegerberg dan Catarina Macario. Barcelona memperkecil ketertinggalan lewat gol dari pemenang Ballon d'Or Alexia Putellas, lapor laman resmi UEFA.
Ini gelar kedelapan yang diraih Lyon dalam Liga Champions Putri. Lyon adalah klub dengan gelar Liga Champions Putri terbanyak setelah menjuarai kompetisi tersebut pada musim 2010/2011, 2011/2012, 2015/2016, 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019 dan 2019/2020.
Barcelona dan Lyon saling serang pada awal babak pertama, namun Lyon langsung mencetak gol cepat pada menit ke-6 lewat tendangan jarak jauh Henry yang tidak bisa dihentikan kiper Barcelona, Sandra Panos. Skor 1-0 untuk klub Prancis.
Unggul satu gol membuat tim besutan Sonia Bompastor itu semakin percaya diri membangun serangan.
Hasilnya, Lyon kembali sukses merobek gawang Barca pada menit ke-23. Kali ini gol dicetak oleh Ada Hagerberg lewat sundulannya di depan gawang setelah menerima umpan silang Selma Bacha dari sisi kiri. Kedudukan menjadi 2-0.
Hanya selang 10 menit atau tepatnya pada menit 33, Barcelona kemasukan gol ketiga. Giliran Hagerberg memberikan umpan ke Macario di kotak penalti, tendangannya kaki kirinya sempat diblok pemain Barca. Namun, bola tetap bergulir masuk ke gawang untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Barcelona akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-41 lewat gol yang dicetak Alexia Putellas setelah menyambar umpan silang Caroline Graham Hansen dari sisi kanan. Skor menjadi 3-1.
Memasuki babak kedua, Barcelona Femeni mencoba mengejar ketertinggalan. Kali ini tim yang diarsiteki Giraldez Costas itu bermain sabar dalam melancarkan serangannya dengan menguasai penguasaan bola. Namun Lyon tetap unggul 3-1 sehingga keluar sebagai juara Liga Champions Putri musim ini.
Baca Juga: Pierre-Emerick Aubameyang Pensiun dari Timnas Gabon
Berita Terkait
-
Pierre-Emerick Aubameyang Pensiun dari Timnas Gabon
-
Striker Asal Spanyol Jebolan Akademi Barcelona Dikabarkan Masuk Radar Persis Solo dan Rans Cilegon FC
-
Presiden Barcelona Bicara Potensi Frenkie de Jong ke Manchester United
-
Barcelona Siap Angkut Dua Pemain Chelsea Ini
-
Tinggalkan Leeds, Raphinha Disebut Sudah Sepakat Gabung Barcelona
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia