Suara.com - Kiper timnas Indonesia U-23, Adi Satryo sempat melakukan latihan jadi pemain outfield. Hal itu terjadi seiring menipisnya pemain yang tersedia untuk laga melawan Malaysia di perebutan medali perunggu SEA Games 2021.
Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia tanpa tiga pemain utamanya, yakni Firza Andika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya yang absen melawan Malaysia. Ketiganya mendapatkan akumulasi kartu merah.
Hal itu kemudian membuat Shin Tae-yong punya stok pemain yang tipis jelang melawan Malaysia. Pasalnya Egy Maulana Vikri dan Syahrian Abimanyu juga mengalami cedera.
Bahkan Egy dan Abimanyu juga dipaksa untuk masuk ke dalam bench skuad Garuda Muda ketika menghadapi Malaysia. Di laga itu, juga ada lima pemain yang duduk di bangku cadangan.
Seiring dengan krisisnya pemain tersebut, kiper Adi Satryo juga sempat terlihat berlatih untuk menjadi outfield player. Itu diketahui dari unggahan PSSI di akun Twitter jelang laga timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia.
Akun Twitter PSSI mengunggah foto Adi Satryo dan Ernando Ari. Nah, terlihat jelas perbedaan antara dua kiper timnas Indoensia U-23 ini.
Adi Satryo berlatih sedang mendrible bola. Ia juga menggunakan celana merah, bukan jersey kiper dan dirinya juga tidak memakai sarung tangan.
Sementara itu, Ernando Ari terlihat latihan dengan memakai celana hitam kiper. Ia juga memakai sarung tangan dalam potretnya tersebut.
Terlepas dari Adi Satryo yang sempat berlatih jadi outfield player, timnas Indonesia U-23 akhirnya sukses meraih medali perunggu dengan perjuangan yang hebat di tengah krisis pemain.
Baca Juga: AC Milan Ingin Nikmati Gelar Serie A Sebelum Fokus Liga Champions Musim Depan
Timnas Indonesia U-23 awalnya unggul lebih dulu dari Malaysia berkat gol Ronaldo Kwateh. Namun, tim asuhan Brad Maloney menyamakan kedudukan, sehingga laga harus ditentukan dengan adu penalti.
Timnas Indonesia U-23 pun menang di babak adu penalti ini. Adalah Ernando Ari menjadi pahlawan bagi tim asuhan Shin Tae-yong karena tampil apik di babak adu tos-tosan.
Lalu Marc Klok menjadi penendang penentu dan berhasil jadi algojo yang baik. Kemenangan atas Malaysia membuat timnas Indonesia U-23 meraih medali perunggu di SEA Games 2021.
Tag
Berita Terkait
-
Jadi Penentu Kemenangan Timnas Indonesia atas Malaysia, Marc Klok: Kalau Gagal, Netizen Siap Menghancurkan Saya
-
Target Emas Dapat Perunggu, Timnas U-23 Diklaim Sudah Lakukan yang Terbaik
-
5 Hits Bola: Jinakkan Malaysia via Adu Penalti, Timnas Indonesia U-23 Sabet Perunggu SEA Games 2021
-
Shin Tae-yong: Kemenangan Timnas Indonesia U-23 Atas Malaysia Berbau Keberuntungan
-
Shin Tae-yong Apresiasi Kerja Keras Para Pemain Timnas U-23 Raih Perunggu
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan