Suara.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola memuji para pemainnya setinggi langit setelah berhasil mengalahkan Aston Villa. Kemenangan itu membawa Machester City meraih juara Liga Inggris keempat dalam lima tahun terakhir.
Pertandingan yang berakhir 3-2 bagi kemenangan City itu berlangsung dramatis pada Minggu (22/5/2022). Bagaimana tidak, City awalnya tertinggal 0-2 sehingga terancam melepaskan gelar juara liga yang sudah di depan mata.
Situasi berubah setelah Ilkay Gundogan mencetak gol. Lalu Rodri berhasil menyamakan kedudukan. Comeback luar biasa City ini diakhiri oleh gol penentu kemenangan dari Gundogan dalam jangka waktu lima menit.
Performa timnya yang berhasil menang dramatis ini membuat Guardiola memuji mereka sebagai para legenda. Apalagi, gelar keempat tersebut seolah menjadi bukti dominasi Manchester City di Liga Premier, mengalahkan klub raksasa lainnya.
“Empat Liga Premier, orang-orang ini sudah menjadi legenda, orang harus mengakuinya. Kumpulan pemain ini sungguh abadi di klub ini karena apa yang kami capai sangat sulit," kata pelatih asal Spanyol itu seperti dikutip Reuters.
"Yang pertama 100 poin (musim 2017-2018), yang kedua di Brighton (hari terakhir musim 2018-2019), yang ketiga tanpa penonton dan yang ini bersama penonton, sungguh yang terbaik," sambung Guardiola.
Gelar Liga Inggris ini juga menjadi pelipur lara bagi City, setelah tersingkir dari Liga Champions. Mereka kalah dalam semifinal dari Real Madrid karena kebobolan tiga gol dalam waktu lima menit pada akhir leg kedua.
Mengenai hal itu, Guardiola hanya berseloroh telah mengambil hikmah dari klub Spanyol itu.
"Saya menelepon Real Madrid dan mereka memberi saya nasihat bagus!" kata Guardiola.
Baca Juga: Manchester City Juara Liga Inggris 2021/2022
"Tak ada jawaban dari Madrid, hari ini tak ada penjelasan. Ini momentum. Kadang-kadang menyenangkan menjalani situasi seperti ini. Saya merasa ini akan membantu kami menjadi lebih kuat musim depan," lanjutnya.
Karena itu, Guardiola merasa berbangga hati melihat timnya bisa terus mempertankan dominasi mereka di Liga Inggris.
"Mungkin kami membutuhkan waktu sedikit lebih banyak, tetapi setiap detik yang berlalu setelah Liga Inggris ini. Kami menyadari empat gelar juara liga dalam lima tahun di negara ini mungkin merupakan pencapaian terbaik yang telah kami lakukan dalam karier kami. Ini luar biasa," ungkapnya.
Mantan pelatih Barcelona ini mengungguli Arsene Wenger dan Jose Mourinho yang sama-sama meraih tiga gelar Liga Inggris. Dalam kesempatan ini, ia turut menunjukkan empati kepada Liverpool yang finis urutan kedua, dan memuji Jurgen Klopp.
"Juergen Klopp berkata beberapa hari yang lalu tentang juara bahwa sedikit yang juara dari banyak yang mencoba juara. Saya suka konsep ini. Saya pencoba juara yang baik. Saya akan bilang Liverpool pecundang?" kata Guardiola.
"Yang telah mereka lakukan di Liga Premier dalam beberapa tahun terakhir manakala hanya ada satu tim yang sedikit lebih baik dari mereka, tetapi mereka memang tim juara," pujinya.
Berita Terkait
-
Manchester City Juara Liga Inggris 2021/2022
-
Man City Dominasi Liga Inggris dalam Lima Musim Terakhir, Guardiola: Kami Legenda!
-
Liverpool Gagal Juara, Jurgen Klopp Tak Mau Tenggelam dalam Kekecewaan
-
Sah! Pep Guardiola Jadi Pelatih Asing Tersukses di Liga Inggris
-
Son Heung-min dan Mohamed Salah Berbagi Top Skor Liga Inggris, Harapan Shin Tae-yong Terkabul
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Inter Milan vs Napoli: Chivu Percaya Pemain Muda, Zielinski dan Bisseck Disiapkan Jadi Starter
-
Isu Panas di Old Trafford: Bruno Fernandes Bakal Ikuti Jejak Ruben Amorim?
-
Jelang Inter Milan vs Napoli, Hakan Calhanoglu Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Viral Emosi Thom Haye di Laga Persib vs Persija, Ungkap Kesedihan hingga Terima Ancaman Kematian
-
Final Piala Super Spanyol: Courtois vs Joan Garca, Duel Kiper Penentu El Clasico
-
Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA
-
Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
-
Bojan Hodak Senyum Lebar Persija Pulang ke Jakarta Tanpa Poin: Mereka Cuma Sekali Shoot
-
Jude Bellingham Bongkar Faktor X yang Bisa Bikin Real Madrid Pecundangi Barcelona
-
Persib Tekuk Persija, Thom Haye: Keluarga Diteror Hingga Dapat Ancaman Pembunuhan