Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengaku kecewa gagal membawa timnya menjadi juara Liga Inggris 2021/2022. Meski demikian, dia ingin segera keluar dari perasaan buruk tersebut.
Liverpool yang mengakhiri musim ini dengan kemenangan 3-1 atas Wolverhampton Wanderers, Minggu (22/5/2022), harus puas jadi runner-up Liga Inggris 2021/2022.
Pasalnya, Manchester City yang menjadi rival utamanya juga berhasil meraih kemenangan dalam matchday terakhirnya. The Citizen mengalahkan Aston Villa secara dramatis 3-2.
Hasil itu membuat Liverpool finis kedua di klasemen Liga Inggris 2021/2022 dengan koleksi 92 poin alias cuma terpaut satu poin dari Manchester City yang menjadi kampiun.
"Saya tahu Manchester City menang 3-2 tetapi saya tidak tahu tentang hasil lainnya. Selamat untuk Manchester City, Pep Guardiola dan semua pendukung," ujar Jurgen Klopp memberi selamat kepada Manchester City dikutip dari BBC Sport, Senin (23/5/2022).
Liverpool dan Manchester City bisa dibilang sebagai dua tim paling superior di Liga Inggris musim ini. Selain selisih poin yang begitu tipis di akhir musim, kedua tim juga melaju dengan performa yang nyaris sempurna.
Liverpool tercatat cuma dua kali kalah di Liga Inggris musim ini dengan diiringi delapan imbang dan sisanya diakhiri dengan kemenangan untuk mengumpulkan 92 poin di klasemen akhir.
Sementara Manchester City tercatat kalah tiga kali di liga diiringi dengan enam hasil imbang dan sisanya berhasil dimenangkan hingga keluar sebagai juara dengan koleksi 93 poin.
Jurgen Klopp mengaku kecewa dengan hasil ini, tetapi dirinya tetap merasa bangga dengan skuad Liverpool yang tak hanya cemerlang di kompetisi domestik tetapi masih berpeluang menjadi juara Liga Champions 2021/2022.
Liverpool untuk sementara telah mengoleksi dua gelar dari Piala Liga Inggris dan Piala FA musim ini. Mereka bisa mencatatkan 'treble kecil' dengan menjadi kampiun Liga Champions di mana mereka sudah ditunggu Real Madrid di partai final pada akhir bulan ini.
"Musim telah berakhir, tertinggal satu poin lagi, apa yang orang lain katakan, saya tidak peduli. Saya sangat bangga dengan grup ini, klub ini dan bagaimana kami keluar dari pandemi dengan atmosfer yang kami ciptakan, benar-benar luar biasa," ujar Klopp.
"Ini bukan akhir, hanya hasil musim ini," tambahnya.
Berita Terkait
-
Sah! Pep Guardiola Jadi Pelatih Asing Tersukses di Liga Inggris
-
Son Heung-min dan Mohamed Salah Berbagi Top Skor Liga Inggris, Harapan Shin Tae-yong Terkabul
-
Ledek Manchester United dan Arsenal Main di Liga Europa Musim Depan, Gus Nadir: Bakal Yasinan Bareng
-
Manchester City Juara, Berikut Hasil dan Klasemen Akhir Liga Inggris 2021/2022
-
Sandy Walsh Ceritakan Kesulitan Dirinya Saat Hadapi Pemain Terbaik Liga Inggris 2021-22, Kevin De Bruyne
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League