Suara.com - Bek AC Milan Fikayo Tomori berharap timnya bisa merengkuh gelar lainnya pada musim depan setelah Rossonerri memenangkan Liga Italia musim 2021/22.
Dikutip dari football-italia, Selasa, Tomori mengatakan dirinya tidak bisa mendeskripsikan perasaannya setelah meraih gelar juara pertamanya bersama AC Milan.
Gelar ini juga menyudahi penantian 11 tahun AC Milan untuk merengkuh Liga Italia setelah terakhir kali meraih Scudetto pada musim 2010/11.
AC Milan meraih gelar juara setelah duduk di peringkat pertama klasemen akhir Liga Italia dengan raihan 86 poin dari 38 pertandingan, unggul dua poin dari Inter di posisi kedua.
"Saya merasakan banyak emosi di dalam. Kami telah bekerja keras untuk memenangkan gelar dan kami melakukan itu. Ini adalah gelar pertama saya bersama Milan dan saya harap ini hanyalah awal," ujar Tomori.
Pemain asal Inggris itu lanjut mengatakan, dirinya memiliki keyakinan bahwa AC Milan bisa menjuarai Liga Italia karena mereka merupakan tim yang kuat.
Ketika ia datang dari Chelsea pada Januari 2021, Tomori mengatakan saat itu, AC Milan berada di puncak klasemen Liga Italia 2020/21 dan mereka memiliki target untuk lolos ke Liga Champions.
"Itu alami untuk membidik trofi musim ini. Ini adalah perasaan yang luar biasa dan bahkan lebih baik karena saya merasa begitu baik di sini," jelas Tomori seperti dimuat Antara.
Ia selanjutnya menjelaskan, AC Milan membutuhkan banyak pengalaman dan kualitas agar bisa bersaing di Liga Champions dan kompetisi lainnya musim depan.
Baca Juga: Momen Zlatan Ibrahimovic Isap Cerutu dan Pamer Champagne Usai Antar AC Milan Juara Liga Italia
Pada Liga Champions musim ini, AC Milan harus puas berada di posisi terakhir Grup B, di bawah Liverpool, Atletico Madrid dan FC Porto.
"Kami membutuhkan segalanya, bahkan lebih beruntung dengan wasit. Kami bisa mendapatkan lebih banyak musim ini karena kami merasa kami siap untuk tugas itu. Kami akan lebih siap musim depan dan saya yakin kami akan mendapatkan hasil yang lebih baik," ungkap Tomori.
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Baru AC Milan, Ambisinya Terwujud
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Manchester United Pantau Sandro Tonali, AC Milan Masih Jadi Tujuan Utama
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Hattrick Lionel Messi Hancurkan Aljazair, Samai Rekor Klose dan Pecahkan Catatan Ronaldo
-
Lionel Messi Jadi Pemain Pertama yang Tampil di 6 Piala Dunia
-
Hattrick Perdana di Piala Dunia, Lionel Messi Antar Argentina Menang 3-0 atas Aljazair
-
Cetak Hattrick Lawan Aljazair, Lionel Messi Samai Rekor Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Jelang Debut Bersejarah di Piala Dunia 2026, Kapten Yordania Tegaskan Skuadnya Tanpa Beban
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Kylian Mbappe: Kalau Mau Bungkam Semua Kritikus, Saya Harus Main Sampai Umur 80 Tahun
-
Kalah dari Prancis, Edouard Mendy Sesalkan Senegal yang Gagal Tingkatkan Level Permainan
-
Son Heung-min Jadi Korban Ejekan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026