Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menggelae Kongres Biasa 2022 di Bandung pada Senin (30/5/2022). Federasi sepak bola Tanah Air itu akan membahas dua agenda utama yaitu laporan aktivitas serta keuangan 2021 dan rencana program serta anggaran 2022.
"Semoga Kongres Biasa 2022 di Bandung ini berjalan aman, sukses, lancar dan semua dapat menjalankan hasilnya. Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh delegasi dan sejumlah undangan lainnya yang berkenan hadir," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, dikutip dari laman PSSI, Sabtu (28/5/2022).
Iriawan melanjutkan, kongres tersebut akan diikuti oleh 87 delegasi yang memiliki hak suara (voters).
Wakil delegasi dan pemilik hak suara PSSI tersebut akan datang dan melaksanakan proses registrasi pada mulai Minggu (29/5).
Kegiatan tersebut rencananya juga dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta pemangku kepentingan lain.
Kemudian, ada pula utusan dari FIFA, AFC dan AFF.
Kongres Biasa PSSI 2022 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.
Seperti pada Kongres Biasa 2021, Kongres Biasa 2022 diprediksi akan membahas tuntas soal kompetisi, baik Liga 1, Liga 2, Liga 3 dan lainnya.
Artinya, Kongres Biasa 2022 berpotensi akan melahirkan putusan baru soal pelaksanaan Liga 1 Indonesia 2022-2023 dan Liga 2 Indonesia 2022. Pada musim sebelumnya, dua liga tersebut bergulir dengan sistem gelembung (bubble) dan tanpa penonton di stadion mengingat masih tingginya kasus COVID-19.
Baca Juga: Gerard Artigas Bergabung, Lini Depan Persis Solo Bak Perpaduan Barcelona dan Timnas Indonesia
Kongres tahun 2022 kemungkinan juga akan membahas perubahan format Liga 1 Indonesia 2022-2023 yang pada musim 2021-2022 bersistem seri, kembali ke sistem konvensional kandang-tandang seperti pada masa normal.
Kongres Biasa PSSI 2022 pun sepertinya akan mendiskusikan tentang program dan agenda tim nasional Indonesia, baik kelompok umur maupun senior, putra dan putri, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Toha: Jika Pemain Baru Terlambat Adaptasi, Persita Akan Kewalahan di Liga 1
-
Thomas Doll: Saya Akan Cari Cara Terbaik dalam Membentuk Tim
-
Jaga Kebugaran di Kampung Halaman, Ciro Alves Tak Temui Kendala Saat Berlatih Bersama Persib Bandung
-
Unggah Statistik Mentereng di Liga 1, Ilija Spasojevic Sindir Shin Tae-yong?
-
Persis Solo Resmi Datangkan Ilham Fathoni, Persaingan Sektor Gelandang Semakin Menarik
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Fakta John Herdman di 2 Laga FIFA Series, Eksploratif Tapi Tanggung Jawab!
-
Setelah Tampil Ganas di FIFA Series 2026, Apa Lagi Tantangan Timnas Indonesia?
-
Perluas Interaksi Digital Suporter, Persija Gandeng Chiliz Luncurkan Fan Token
-
Ada Andil Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Gagal Dapat Hadiah Ratusan Miliar dari FIFA
-
Hadapi Persiku, Kendal Tornado FC Diperkuat Tambahan Dua Amunisi Eks Timnas Indonesia
-
Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Persib Angkat Topi untuk Anak Asuhannya
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Bagimana Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Banyak Kemajuan Sejak Era Kluivert
-
4 Pemain Timnas Indonesia Dibekukan Klub Belanda Akibat Polemik Paspor