Dari latar belakang pelatihnya tersebut, dapat diprediksi bagaimana strategi Bangladesh di lapangan. Namun, sepertinya semua belum berjalan mulus.
Pada dua laga persahabatan FIFA perdana di bawah komando Javier, Bangladesh belum menorehkan kemenangan. Mereka kalah 0-2 dari Maladewa pada 24 Maret 2022. Lima hari kemudian, Bangladesh ditahan imbang tanpa gol oleh Mongolia.
Meski begitu, juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut tetap optimistis timnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Indonesia. Sebabnya, dia sudah mewanti-wanti para pemainnya bahwa laga itu menjadi evaluasi sebelum berkompetisi di Kualifikasi Piala Asia 2023.
“Pertandingan itu menjadi kesempatan saya untuk melihat kemampuan pemain menjelang keberangkatan ke Malaysia,” tutur Javier.
Bangladesh akan menjalani laga Grup E Kualifikasi Piala Asia 2022 yang berlangsung di Malaysia pada 8-14 Juni 2022. Di grup tersebut, mereka bersaing dengan tuan rumah Malaysia, Bahrain dan Turkmenistan.
Motivasi Indonesia
Langkah Bangladesh untuk mengandaskan perlawanan Indonesia dipastikan sangat sulit lantaran skuad “Garuda” dalam motivasi tinggi.
Kembalinya penonton di stadion untuk menyaksikan timnas Indonesia di stadion tentu saja menjadi faktor utama. Bek tengah Fachruddin Aryanto pun mengakuinya.
“Kami senang laga bisa dihadiri penonton. Itu yang kami nantikan. Laga itu juga dapat menaikkan peringkat kami di FIFA. Semoga kami bisa melaksanakan perintah pelatih dan menunjukkan performa terbaik," kata pesepak bola berusia 33 tahun itu.
Baca Juga: Shin Tae-yong Blak-blakan Hubungannya dengan Park Hang-seo Tidak Akrab
Teriakan dan yel-yel dukungan untuk “Garuda” sudah lama tak terdengar menggema di Tanah Air. Para pemain tentu saja tak sabar merasakan atmosfer itu lagi.
Motivasi lain datang dari pencapaian Indonesia di SEA Games 2021 yang tidak sesuai target. Di Pesta Olahraga Asia Tenggara ke-31 itu, Indonesia meraih medali perunggu, padahal mereka ditargetkan emas.
Mengembalikan kembali gairah dukungan dari masyarakat dengan bermain apik dan “membungkus” lawan pun wajib dilakukan.
Secara kasatmata, timnas Indonesia sangat berpotensi mengalahkan Bangladesh. Secara kualitas pemain, “Garuda” lebih unggul. Mereka diperkuat pemain-pemain belia yang berkarier di luar negeri seperti Egy Maulana Vikri, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Saddil Ramdani dan Elkan Baggott.
Selain itu, semua para personel timnas Indonesia dipanggil untuk berhadapan dengan Bangladesh juga memiliki pengalaman bertanding di level internasional.
Bahkan pemain termuda di tim saat ini, Marselino Ferdinan, yang baru berumur 17 tahun, sudah merumput untuk Indonesia di SEA Games 2021, Vietnam. Dia bahkan membuat dua gol di sana.
Barangkali yang sedikit mengganjal Indonesia adalah kabar soal dua calon pemain naturalisasi yaitu Sandy Walsh dan Jordi Amat yang dipastikan tidak bisa tampil di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Sandy Walsh (Belanda) dan Jordi Amat (Spanyol) merupakan pemain luar negeri keturunan Indonesia yang berkas administrasi naturalisasinya ke WNI sedang diproses oleh pemerintah.
Mereka awalnya disiapkan untuk memperkuat timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023 yang berlangsung 8-14 Juni 2022. Akan tetapi, ternyata naturalisasi mereka tidak kunjung usai.
Di kualifikasi itu, Indonesia berada di Grup A bersama tuan rumah Kuwait, Yordania dan Nepal.
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mengakui bahwa absennya Sandy dan Jordi memengaruhi persiapan skuadnya. Namun, dia menegaskan bahwa performa timnas Indonesia secara keseluruhan tidak bergantung pada individu pemain.
Tanpa Sandy dan Jordi, pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut yakin anak-anak asuhnya akan melakukan yang terbaik demi lolos ke Piala Asia 2023.
"Kami tetap akan melakukan yang terbaik,” ujar Shin seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan