Suara.com - Liverpool mengakhiri puasa trofi Liga Premier Inggris selama 30 tahun di bawah kepemimpinan manajer Jurgen Klopp dan kapten Jordan Henderson. Puasa gelar Liga Premier selama tiga dekade tersebut berakhir di 2019-2020.
Kapten dalam sebuah tim merupakan jabatan sakral yang disegani para pemain lain dan wasit, dan Liverpool memiliki beberapa kapten kharismatik.
Sayangnya dalam 30 tahun terakhir, Liverpool baru memiliki satu kapten yang mampu membawa The Reds merengkuh gelar Liga Inggris era Premier League.
Untuk pertama kalinya dan menjadi gelar ke-19 Liga Inggris bagi The Reds, lantas siapa saja kapten terhebat Liverpool sepanjang sejarah?
Berikut lima kapten Liverpool yang mampu membawa klub melewati sejarah bergengsi dan membuat mereka disegani banyak klub-klub top Eropa
Sami Hyypia (2001 - 2003)
Berposisi sebagai pemain bertahan, Sami Hyypia sejatinya merupakan salah satu bek terbaik Liga Inggris dan masuk 10 besar top Eropa.
Hyypia menjabat sebagai kapten kedua Liverpool setelah jamie Redknapp dan sayangnya saat itu Robbie Fowler yang menjadi wakil kapten banyak melewatkan laga di musim 2001.
Sang pemain merupakan andalan The Reds di era Gerard Houllier dan Rafael Benitez dengan sederet trofi juara bergengsi, termasuk Liga Champions, Piala FA dan Piala Liga Inggris 2001.
Baca Juga: 5 Pelatih Timnas Indonesia yang Gemar Pakai Pemain Naturalisasi, Nomor Satu Shin Tae-yong
Kemudian Piala Super Eropa 2001 dan Piala Liga 2003 dengan mencatatkan 464 penampilan dan 35 gol.
Jordan Henderson (2015 - sekarang)
Inilah sosok yang membawa Liverpool merengkuh trofi Liga Premier pertama setelah tiga dekade.
Bergabung dengan Liverpool saat usianya masih 21 tahun, Henderson memiliki keberanian dan jiwa pemimpin yang membedakannya dengan pemain lain.
Sempat kesulitan karena cedera, Henderson kembali menunjukkan tajinya sebagai kapten yang disegani para pemain The Reds di eranya.
Sederet gelar prestisius ia berikan untuk The Reds, termasuk Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.
Tag
Berita Terkait
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
-
Liverpool Berhasil Tikung Newcastle dalam Perburuan Victor Munoz
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah