Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan bahwa semua pemainnya, termasuk Pratama Arhan, fit untuk menghadapi Nepal pada laga penutup Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait, Rabu (15/6/2022) dini hari ini pukul 02.15 WIB.
“Arhan sempat cedera ketika melawan Yordania pada pertandingan sebelumnya. Namun, dia sudah menjalani pemulihan dengan baik. Semua pemain siap untuk laga tersebut,” ujar Shin seperti dimuat Antara, Selasa (15/6/2022) malam.
Juru taktik asal Korea Selatan itu pun menegaskan bahwa para pemainnya sudah menjalani latihan dengan baik untuk melawan Nepal.
Skuad Garuda menargetkan kemenangan atas lawannya tersebut demi memperbesar peluang ke Piala Asia 2023.
Shin Tae-yong yakin anak-anak asuhnya mampu membawa tiga poin setelah melihat penampilan mereka saat menghadapi Yordania pada Minggu (12/6) dini hari WIB.
Meski Indonesia kalah 0-1 dari tim Timur Tengah itu, pria berusia 52 tahun tersebut menilai penampilan Saddil Ramdani lebih baik dibandingkan ketika menundukkan Kuwait 2-1 pada laga perdana.
“Penampilan kami lebih baik saat melawa Yordania dibandingkan ketika berjumpa Kuwait. Itu membuat kami lebih percaya diri. Kami sudah melatih taktik dan kalau pemain menerapkannya di lapangan, kami berkesempatan mendapatkan hasil yang baik,” tutur Shin.
Sementara Pratama Arhan juga menegaskan bahwa dirinya dalam kondisi bugar untuk bersua Nepal.
“Kondisi saya sudah sangat membaik. Pemain lain juga karena kami telah menjalani pemulihan. Kami tidak menganggap laga itu beban. Pelatih meminta kami untuk menikmati pertandingan,” kata Arhan.
Baca Juga: Profil Kim Min-jae, Mantan Anak Asuh Shin Tae-yong yang Diincar AC Milan
Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin dari dua laga dengan selisih gol nol.
Di puncak klasemen ada Yordania dengan enam poin dari dua laga (selisih gol tiga), sementara Kuwait bertengger di peringkat ketiga karena kalah head-to-head dari Indonesia meski juga mempunyai tiga poin dari dua laga (selisih gol dua). Adapun Nepal berada di peringkat keempat atau juru kunci.
Dengan catatan menang atas Nepal, secara “head to head” Indonesia berpeluang ke Piala Asia 2023 sebagai juara grup andai Kuwait menang dengan skor 1-0 atas Yordania pada laga Selasa (14/6) malam.
Namun, skuad Garuda bisa gagal ke turnamen tersebut apabila Kuwait menang dengan jarak satu gol dari Yordania yang juga melesakkan gol, misalnya dengan skor 2-1, 3-2 dan seterusnya.
Skenario lain, kalau Kuwait menundukkan Yordania dengan jarak dua gol, Indonesia mengisi posisi kedua Grup A dan akan bertarung untuk lima peringkat kedua terbaik yang berhak ke Piala Asia 2023.
Posisi kedua Grup A juga akan diraih Indonesia kalau mengalahkan Nepal dan Yordania menang atau seri kontra Kuwait.
Andai mengandaskan Nepal dan mengisi posisi kedua Grup A, Indonesia yang berpoin enam di grup otomatis akan mengambil alih posisi Filipina, yang sudah menuntaskan tiga laga di Grup B dan meraup empat poin dengan selisih gol minus 3 (-3), di peringkat kelima runner-up terbaik.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi Jadi WNI, Striker Didikan Amerika Mitchell Baker Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara
-
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Resmi Jadi WNI, Striker Didikan Amerika Mitchell Baker Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
-
Prancis vs Spanyol: Tersubur Kontra Pertahanan Terbaik di Piala Dunia 2026
-
Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Psywar Ala Didier Deschamps: Prancis Bukan Unggulan, Spanyol Kandidat Juara
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Pertahankan Enzo Fernandez, Dipagari Harga Rp2,9 Triliun
-
Jelang Inggris vs Argentina: Cerita Tangan Tuhan Mario Kempes yang Untungkan Albiceleste
-
Pemain Serbia Radovan Pankov Resmi Jadi Pemain Anyar Persija Jakarta
-
Nico O'Reilly Sebut Hadapi Lionel Messi Sebagai Kesempatan Sekali Seumur Hidup
-
Inggris Belum Keluarkan Taring, Harry Kane Tebar Ancaman untuk Argentina