Winger-winger Timnas Indonesia yang diturunkan di laga ini juga tak kalah dan berhasil membuat pertahanan Nepal kocar-kacir.
Selain membuat lawan kocar-kacir, winger seperti Saddil Ramdani dan Witan Sulaeman juga berhasil menyumbangkan gol untuk kemenangan besar ini.
3. Kartu Merah Nepal
Timnas Indonesia boleh jadi telah unggul sejak awal babak pertama. Namun, kartu merah yang diterima Suman Aryal di menit ke-33, otomatis mengubah jalannya pertandingan.
Kartu merah itu membuat permainan Nepal kacau sehingga mudah dieksploitasi Timnas Indonesia yang berujung pada pesta gol.
4. Strategi Shin Tae-yong
Shin Tae-yong pantas membusungkan dadanya dalam kemenangan 7-0 Timnas Indonesia atas Nepal. Berkat taktiknya, skuat Garuda bisa pesta gol dan menembus Piala Asia 2023.
Di laga ini, Shin Tae-yong kembali memainkan formasi tiga bek di mana dua Wing Back nya selalu aktif menyerang. Selain itu, pergantian pemain yang dilakukannya pun terbilang tepat sepanjang laga.
5. Permainan Umpan Pendek yang Efektif
Gaya bermain Timnas Indonesia yang selalu memainkan operan pendek di era Shin Tae-yong juga membuat skuat Garuda bisa menang besar atas Nepal.
Dengan bola-bola pendek, Timnas Indonesia beberapa kali mampu menciptakan peluang dan momen untuk mencetak gol. Selain itu, bola-bola pendek ini membuat skuat Garuda terlihat lebih superior, terutama dalam penguasaan bola.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final Piala Asia 2023, Ketum PSSI: Bukan Karena Jasa Perorangan, Tapi Bersama-sama
-
5 Hits Bola: Intip Pesona Dokter PSIS Semarang yang Jadi Sorotan di Piala Presiden 2022
-
Update Ranking FIFA usai Timnas Indonesia Bantai Nepal 7-0, Terus Melejit!
-
Kocak!Usai Timnas Indonesia Bantai Nepal 7-0, Shin Tae-yong Berjoget Ria Saat Keluar Stadion
-
Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023, Witan Sulaeman: Terima Kasih Coach Shin!
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan